Isu Bali Sepi Terpatahkan! Menpar Tegas Pulau Dewata Tetap Ramai, Turis Asing Membanjir Jelang 2026

oleh
banner 468x60

SUARASMR.NEWS – Isu Bali sepi wisatawan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 akhirnya dipatahkan langsung oleh Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana. Ia menegaskan, Pulau Dewata tetap bergeliat dan ramai, meski terjadi sedikit koreksi pada kunjungan wisatawan nusantara.

“Bali tidak sepi, tetap ramai. Hanya ada penurunan kecil sekitar 2 persen,” tegas Widiyanti dalam konferensi pers Jumat (26/12/2025).

banner 719x1003

Menurut Widiyanti, penurunan kunjungan tersebut hanya terjadi dari segmen wisatawan nusantara, sementara arus wisatawan mancanegara justru menunjukkan tren meningkat signifikan. Faktor cuaca menjadi salah satu penyebab warga domestik memilih destinasi alternatif di Pulau Jawa.

Ia menyebut, kondisi cuaca yang kurang bersahabat mendorong wisatawan nusantara beralih ke destinasi di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Yogyakarta, dengan Yogyakarta menjadi salah satu tujuan favorit.

Namun di saat yang sama, Bali justru mengalami lonjakan dari pasar internasional. Hingga kini, tercatat 6,8 juta kunjungan wisatawan mancanegara, angka yang kian mendekati target 7 juta kunjungan tahun ini.

Sebelumnya, Gubernur Bali Wayan Koster juga telah membantah kabar serupa. Ia menilai kesan sepi lebih disebabkan oleh musim hujan yang membatasi aktivitas wisata luar ruangan, bukan karena penurunan jumlah wisatawan.

“Sekarang musim hujan, banjir. Wisatawan yang datang ke Bali tidak banyak beraktivitas di luar, lebih banyak beristirahat. Data ini riil, baik dari Angkasa Pura maupun dinas pariwisata,” ujar Koster.

banner 484x341

Di sisi lain, isu rendahnya okupansi hotel juga turut disorot. Hal ini diduga dipengaruhi oleh maraknya penggunaan akomodasi daring seperti OTA dan AirBnB yang belum sepenuhnya terdata dan tidak membayar pajak, sehingga lonjakan jumlah wisatawan tidak selalu sebanding dengan tingkat hunian hotel dan restoran.

Baca Juga :  Paradoks Pariwisata Bali,  Kunjungan Wisatawan Meningkat Pertumbuhan Ekonomi Lambat

Kepala Dinas Pariwisata Bali I Wayan Sumarajaya menegaskan bahwa pemerintah daerah terus menggenjot pariwisata berkualitas dan bermartabat melalui koordinasi lintas sektor, mulai dari instansi vertikal, perangkat daerah, hingga pelaku usaha pariwisata.

Meski musim hujan menjadi tantangan, geliat pariwisata Bali mulai menunjukkan peningkatan. Sejak 14 Desember, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara tercatat menembus 20 ribu orang per hari, naik dari rata-rata sebelumnya sekitar 17 ribu orang per hari.

“Wisatawan nusantara pun mulai mengalami kenaikan sejak 19 Desember. Peningkatan sudah terlihat sejak pertengahan Desember. Wisatawan asing stabil di atas 20 ribu per hari, dan wisatawan nusantara juga mulai bergerak naik,” ujar Sumarajaya.

Pemerintah Provinsi Bali pun telah mengeluarkan berbagai imbauan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan wisatawan selama musim penghujan, sekaligus menjaga kualitas layanan pariwisata sepanjang periode libur Nataru. (red/niluh)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *