Wamenkomdigi Nezar Patria: Persatuan Kunci Hadapi Disrupsi Teknologi di Dunia Pers

oleh -312 Dilihat
banner 468x60

SUARASMR.NEWS – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menegaskan pentingnya persatuan di kalangan insan pers demi memperkuat ekosistem media nasional yang berkualitas.

Hal itu ia sampaikan saat membuka Kongres Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) 2025 di Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) Komdigi, Cikarang, Jawa Barat, Sabtu (30/8/2025).

banner 719x1003

“Persatuan menjadi sangat penting, bukan hanya untuk PWI, tetapi juga untuk seluruh ekosistem pers nasional,” ujar Nezar.

Nezar menilai, tantangan terbesar media saat ini datang dari derasnya arus disrupsi teknologi. Industri pers kini tidak hanya berhadapan dengan perubahan model bisnis yang belum berkelanjutan, tetapi juga dengan fenomena platformisasi yang melahirkan kreator konten sebagai produsen sekaligus konsumen informasi.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa jurnalisme tetap relevan di tengah dominasi media sosial. “Karya jurnalistik berperan sebagai penjernih informasi. Perbedaan paling mendasar antara pers dan kreator konten adalah disiplin verifikasi. Bagi jurnalisme, verifikasi adalah nyawa,” tegasnya.

Nezar juga menekankan pentingnya akurasi sebagai pedoman utama profesi wartawan. Ia mengingatkan bahwa tanggung jawab wartawan tidak hanya menyajikan berita, tetapi juga menjaga kualitas jurnalisme agar tetap menjadi pilar demokrasi.

Kongres PWI 2025 yang mengusung tema “Bangkit Bersatu” ini, menurut Nezar, menjadi momentum tepat untuk mempererat silaturahmi, memperkuat solidaritas, dan merumuskan langkah strategis menghadapi tantangan dunia pers di era digital.

banner 484x341

“Saya kira berdirinya republik ini tidak lepas dari peran PWI. Namun di abad ke-21 ini, tantangan berbeda. PWI bukan lagi satu-satunya organisasi profesi, tetapi kita semua tetap berada dalam rumah besar yang sama,” ungkapnya.

Kongres PWI kali ini juga menjadi ajang pemilihan Ketua Umum dan Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat. Dua nama yang bersaing memperebutkan kursi ketua umum adalah Akhmad Munir dan Hendry Ch. Bangun. Sementara itu, untuk jabatan Ketua Dewan Kehormatan, kandidat yang maju adalah Atal S. Depari dan Sihono HT. (red/hil)

banner 336x280
Baca Juga :  Penyesuaian Jam Kerja ASN Selama Ramadhan: Perpres Nomor 21 Tahun 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *