Akhirnya KAI Daop 6 Buka Suara Heningnya Pemutaran Musik di Stasiun Balapan 

oleh -520 Dilihat
banner 468x60

SUARASMR.NEWS – Suasana di sejumlah stasiun besar Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta kini terasa berbeda. Alunan lagu yang selama ini akrab menyambut penumpang kini terasa hening tak terdengar.

Alunan musik mulai dari lagu Sepasang Mata Bola karya Ismail Marzuki di Stasiun Tugu dan Lempuyangan, hingga instrumental legendaris Bengawan Solo di Stasiun Solo Balapan resmi dihentikan sementara.

banner 719x1003

Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, akhirnya menjelaskan bahwa keputusan ini diambil untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi hak cipta.

“KAI ingin memastikan seluruh kewajiban royalti kepada pencipta maupun pemegang hak cipta dipenuhi sesuai ketentuan. Setelah semua proses administrasi selesai, tidak menutup kemungkinan lagu-lagu khas tersebut kembali diputar,” ujarnya, Kamis (28/8/2025).

Penghentian pemutaran lagu ini mulai terasa di Stasiun Solo Balapan. Pantauan suarasmr.news pada Rabu (27/8/2025) sore, suasana keberangkatan KRL Jogja–Solo dan KA Joglosemarkerto berlangsung tanpa diiringi alunan Bengawan Solo.

Keheningan ini sontak menimbulkan rasa janggal bagi sebagian penumpang yang terbiasa mendengar melodi ikonik tersebut. KAI Daop 6 Yogyakarta menegaskan langkah ini hanya bersifat sementara.

Mereka tengah berkoordinasi dengan berbagai pihak agar ke depan musik-musik warisan budaya tersebut dapat kembali mengalun, menyambut setiap kedatangan dan keberangkatan kereta api di stasiun-stasiun Yogyakarta dan Solo. (red/adb)

banner 484x341
banner 336x280
Baca Juga :  Modernisasi Stasiun Surabaya Gubeng, Langkah Maju PT KAI Daop 8 Surabaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *