Es Krim Tak Lagi Jadi Tersangka Utama! Riset Harvard Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Kesehatan Jantung

oleh
banner 468x60

SUARASMR.NEWS – Es krim selama ini kerap dicap sebagai “penjahat manis” yang dituding merusak kesehatan jantung. Namun, anggapan tersebut mulai runtuh.

Sejumlah penelitian ilmiah terbaru justru mengungkap fakta mengejutkan: es krim tidak selalu menjadi musuh kesehatan, bahkan tidak otomatis meningkatkan risiko penyakit jantung asal dikonsumsi dengan bijak.

banner 719x1003

Temuan mengejutkan ini sejalan dengan studi kohort raksasa dari Harvard T.H. Chan School of Public Health yang menganalisis data lebih dari 200 ribu responden selama lebih dari dua dekade.

Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam The American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa konsumsi produk susu tertentu, termasuk es krim, tidak berkorelasi langsung dengan peningkatan risiko penyakit jantung koroner, selama tidak berlebihan dan diiringi gaya hidup sehat.

Tak hanya itu, riset eksperimental yang dimuat dalam jurnal ilmiah Nutrition (2016) bahkan mengungkap potensi manfaat tersembunyi dari es krim. Penelitian berjudul “Acute effects of polyphenol-enriched ice cream on endothelial function and oxidative stress in healthy subjects”.

Penelitian menemukan bahwa es krim yang diperkaya antioksidan seperti kakao, hazelnut, dan ekstrak teh hijaumampu memperbaiki fungsi pembuluh darah serta menekan stres oksidatif hanya dalam dua jam setelah dikonsumsi.

Namun, para peneliti mengingatkan: tidak semua es krim diciptakan sama. Manfaat tersebut hanya berlaku pada formulasi tertentu, bukan pada es krim komersial yang sarat gula dan lemak jenuh. Jika dikonsumsi berlebihan, es krim tetap berpotensi memicu obesitas, gangguan metabolik, hingga penyakit kronis.

banner 484x341

Peringatan serupa disampaikan American Heart Association. Dalam laman resminya, organisasi tersebut menegaskan bahwa makanan manis dan tinggi lemak termasuk es krim sebaiknya dibatasi dan hanya dinikmati sesekali, sebagai pelengkap pola makan sehat yang kaya buah, sayur, biji-bijian utuh, serta protein rendah lemak.

Baca Juga :  "Sound Horeg" Ancaman Serius untuk Telinga, Jantung, dan Kesehatan Mental Anak

Kesimpulannya? Es krim bukan lagi musuh bebuyutan kesehatan jantung. Kuncinya terletak pada porsi, frekuensi, dan keseimbangan gaya hidup.

Nikmati secukupnya, imbangi dengan pola makan sehat dan aktivitas fisik maka manisnya es krim tak harus berujung penyesalan. (red/akha)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *