SUARASMR.NEWS – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa kental dalam kegiatan halal bihalal warga Perumahan Taman Dhika Cluster Anjasmoro, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur yang digelar pada Sabtu (11/4/2026) malam.
Dengan mengusung tema “Move On dari Salah, Move Up dengan Silaturahmi”, acara ini menjadi momentum bermakna untuk membuka lembaran baru dengan saling memaafkan dan memperkuat tali persaudaraan.
Warga dari berbagai kalangan tampak antusias menghadiri kegiatan tersebut. Senyum, salam, dan jabat tangan menjadi pemandangan yang mendominasi, mencerminkan keikhlasan untuk saling memaafkan setelah menjalani puasa Ramadhan.
Ketua RT 57, RW 15, Huda dalam sambutannya menegaskan bahwa tema yang diangkat bukan sekadar slogan, melainkan ajakan nyata bagi seluruh warga untuk meninggalkan kesalahan masa lalu dan meningkatkan kualitas hubungan sosial melalui silaturahmi.
“Halal bihalal ini bukan hanya tradisi tahunan, tetapi juga sarana memperkuat persatuan serta membangun lingkungan yang lebih harmonis dan solid,” ujarnya.
Kegiatan semakin khidmat dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustaz Hafis. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya menjaga ukhuwah dan mempererat silaturahmi sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat yang damai.
Ia juga mengingatkan dengan mengutip sabda Rasulullah Muhammad SAW: “Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung silaturahmi.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Selain menjadi ajang spiritual, acara ini juga menghadirkan kebersamaan dalam nuansa santai. Beragam hidangan khas Lebaran tersaji, mengundang warga untuk menikmati momen kebersamaan sambil berbincang akrab.
Kegiatan ditutup dengan saling bermaaf-maafan, makan bersama, serta hiburan yang semakin menambah kehangatan suasana.Melalui kegiatan ini, warga Perumahan Taman Dhika Cluster Anjasmoro diharapkan dapat terus menjaga kekompakan, memperkuat solidaritas, serta menciptakan lingkungan yang sejuk, rukun, dan penuh rasa kekeluargaan.
Tidak hanya sebagai tradisi, halal bihalal kali ini menjadi langkah nyata untuk “move on” dari kesalahan dan “move up” menuju kehidupan sosial yang lebih baik. (red/akha)











