Hambalang Memanas Prabowo Perintahkan Menteri Tancap Gas: Lapangan Kerja Harus Diciptakan

oleh
banner 468x60

SUARASMR.NEWS — Presiden Prabowo Subianto menunjukkan gaya kepemimpinan tegas dan tanpa kompromi dalam Taklimat Awal Tahun Kabinet Merah Putih yang digelar di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Selasa 6 Januari 2026.

Sejak pukul 14.00 WIB, Prabowo mengumpulkan para menteri dan melontarkan teguran keras bernada perintah: kerja dipercepat, hasil harus nyata, dan rakyat tidak boleh menunggu lebih lama.

banner 719x1003

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan, arahan Presiden bukan sekadar evaluasi rutin, melainkan sinyal kuat untuk mengakselerasi seluruh mesin pemerintahan, terutama pada sektor penciptaan lapangan kerja dan program padat karya.

“Teguran dalam arti melecut semangat, iya. Bapak Presiden benar-benar menghendaki kita semua bekerja jauh lebih cepat lagi, khususnya di bidang penciptaan lapangan pekerjaan dan padat karya,” ujar Prasetyo di Media Center Hambalang.

Kampung Nelayan & Kapal Ikan Jadi Tombak: Presiden Prabowo secara khusus memerintahkan percepatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih serta program pembuatan kapal tangkap ikan.

Program ini diposisikan sebagai jurus cepat menciptakan lapangan kerja sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Program-program ini harus segera berjalan. Selain padat karya, juga meningkatkan produksi protein dari sektor perikanan untuk memenuhi kebutuhan gizi rakyat,” tegas Prasetyo.

banner 484x341

Swasembada Pangan Dikunci, Energi Digenjot: Dalam retret tersebut, pemerintah juga memaparkan capaian strategis nasional. Salah satunya, Indonesia berhasil tidak mengimpor beras sepanjang 2025, sebuah tonggak penting menuju swasembada pangan. Presiden meminta capaian ini dijaga dan ditingkatkan pada 2026.

Agenda swasembada energi turut menjadi sorotan. Pemerintah mencatat capaian lifting migas yang melampaui target APBN 2025, sekaligus mendorong percepatan peningkatan produksi ke depan.

Makan Bergizi Gratis Tembus 55 Juta Penerima: Program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) juga menjadi bahan evaluasi serius. Hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau sekitar 55 juta penerima manfaat dari target 82,9 juta orang.

Baca Juga :  Pidato Ketiga di Sidang PBB, Prabowo Tegaskan Indonesia Pemimpin Global South dan Suara Negara Berkembang

“Kita berharap pada 2026 target itu dapat terpenuhi. Evaluasi satu tahun pelaksanaan menjadi bekal penting untuk penyempurnaan program,” kata Prasetyo.

Hilirisasi, Sekolah Rakyat, hingga Siaga Bencana: Di hadapan Presiden, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara,Rosan Roeslani, memaparkan progres hilirisasi nasional, termasuk kesiapan sekitar 18 proyek strategis yang akan memasuki tahap peletakan batu pertama pada Januari ini.

Program Sekolah Rakyat yang saat ini berjalan di 166 lokasi juga dipercepat, dengan target penambahan sekitar 104 titik baru pada 2026, disertai percepatan penyediaan sarana fisik dan nonfisik.

Tak kalah penting, retret Hambalang juga membahas penanganan bencana nasional, terutama percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di tiga provinsi terdampak, serta langkah antisipatif menghadapi musim hujan ekstrem di sejumlah wilayah rawan, seperti Kepulauan Sitaro (Sulawesi Utara), Balangan (Kalimantan Selatan), dan daerah lainnya.

Pesan Presiden Tegas: Dari Hambalang, Presiden Prabowo Subianto mengirimkan pesan yang tak bisa ditawar: era kerja lambat telah berakhir. Pemerintah harus bergerak cepat, berpikir strategis, dan menghadirkan hasil nyata yang langsung dirasakan rakyat. (red/hil)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *