Heboh di Medsos! Dua PMI Ponorogo Diduga Terdampak Kebakaran Maut di Hong Kong, Disnaker Bergerak Cepat Telusuri Identitas

oleh
banner 468x60

SUARASMR.NEWS – Jagat maya mendadak geger setelah beredar kabar dua pekerja migran Indonesia (PMI) asal Ponorogo disebut ikut terdampak dalam kebakaran hebat yang melalap apartemen Wang Fuk Court, Tai Po, Hong Kong, Rabu (26/11/2025).

Informasi ini viral di media sosial, memicu kepanikan keluarga dan warga Bumi Reog. Namun hingga kini, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Ponorogo masih menelusuri kebenaran kabar tersebut.

banner 719x1003

Kepala Bidang Pemberdayaan Tenaga Kerja Kabupaten Ponorogo, Muhrodhi mengungkapkan bahwa pihaknya belum menerima data akurat terkait identitas dua PMI yang disebut-sebut menjadi korban.

Di media sosial, dua nama yang muncul adalah Yasmiati warga Desa Trisono dan Mardiana warga Desa Cekok, Kecamatan Babadan. Namun, Disnaker tidak ingin gegabah memastikan.

“Di medsos memang beredar ada 2 PMI asal Ponorogo yang terkena musibah kebakaran. Tapi sampai sekarang kami belum tahu persis apakah informasi itu benar atau tidak,” ujar Muhrodhi, Jumat (28/11/2025).

Pihak Disnaker mengaku langsung melakukan pelacakan melalui aplikasi SIAPkerja untuk memastikan status keduanya. Namun hasilnya mengejutkan: kedua nama tersebut tidak terdata dalam sistem resmi.

“Di sistem kita tidak terdata. Kemungkinan mereka sudah lama bekerja di Hong Kong,” tambahnya.

banner 484x341

Situasi ini masih penuh tanda tanya. Disnaker Ponorogo menyatakan belum menerima laporan resmi dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong terkait dua PMI asal Ponorogo yang disebut menjadi korban.

Meski demikian, KJRI Hong Kong telah merilis pernyataan duka cita dan terus memantau kondisi para WNI yang terdampak kebakaran besar tersebut. KJRI juga intens berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk mendata, mengidentifikasi, dan memberikan penanganan kepada para WNI, termasuk PMI.

Ponorogo dikenal sebagai salah satu daerah pengirim PMI terbesar. Data Disnaker per 31 Oktober 2025 mencatat: 1.391 warga Ponorogo bekerja di Hong Kong, 3.409 PMI Ponorogo tersebar di berbagai negara.

Baca Juga :  Sang Penyanyi Dangdut Legendaris Hamdan ATT Meninggal Dunia 

Sementara pada 2024, jumlah PMI Ponorogo yang bekerja di Hong Kong mencapai 1.767 orang, dari total 4.147 PMI selama tahun tersebut. “Selain Taiwan, Hong Kong juga banyak diminati PMI Ponorogo,” tegas Muhrodhi.

Hingga kini, kepastian identitas dua PMI yang diduga terdampak masih menunggu verifikasi resmi. Disnaker memastikan akan terus memantau perkembangan, termasuk menunggu laporan terbaru dari KJRI.

Kabar viral ini menjadi pengingat betapa rentannya para PMI di luar negeri, sekaligus pentingnya sistem pendataan yang akurat untuk memastikan penanganan cepat dalam situasi darurat. (red/aidil)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *