Jelang Mudik Lebaran 2026, Pemerintah Bentuk Satgas Telekomunikasi Memastikan Komunikasi Tetap Stabil 

oleh
banner 468x60

SUARASMR.NEWS – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyiapkan langkah khusus untuk memastikan jaringan komunikasi tetap stabil selama arus mudik dan libur Lebaran 2026.

Salah satunya dengan membentuk satuan tugas (satgas) posko pemantauan akses telekomunikasi yang akan beroperasi selama periode libur panjang tersebut.

banner 719x1003

Sekretaris Jenderal Kemkomdigi, Ismail, menjelaskan bahwa posko pemantauan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah dan para operator seluler besar di Indonesia.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap dapat berkomunikasi dengan lancar, meski terjadi lonjakan penggunaan jaringan saat musim mudik dan liburan.

“Bersama operator besar di Indonesia, seperti Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison, dan XL Axiata, kami memiliki komitmen kuat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama periode Ramadan dan Idul Fitri 2026,” ujar Ismail kepada wartawan di kantor Kemkomdigi di Jakarta.

Menurutnya, keberadaan posko pemantauan ini menjadi sangat penting karena potensi lonjakan trafik telekomunikasi diperkirakan bisa mencapai hingga 40 persen dibanding hari normal.

Lonjakan ini dipicu oleh meningkatnya aktivitas masyarakat yang melakukan perjalanan mudik, berwisata, hingga intensitas komunikasi digital selama libur Lebaran.

banner 484x341

Ismail menilai, periode libur Lebaran tahun ini diperkirakan lebih panjang dibanding tahun sebelumnya, sehingga penggunaan jaringan internet dan telepon seluler juga akan meningkat secara signifikan.

“Lonjakan trafik cukup tinggi dan kemungkinan meningkat dibandingkan tahun lalu,” katanya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kemkomdigi meminta seluruh operator seluler yang tergabung dalam posko bersama untuk menyiapkan berbagai langkah teknis, termasuk rencana cadangan (backup plan).

Persiapan ini mencakup penambahan kapasitas jaringan hingga penguatan sinyal di sejumlah wilayah yang berpotensi menjadi titik keramaian.

Area yang menjadi perhatian antara lain jalur mudik utama, kawasan wisata, terminal, bandara, serta lokasi yang diperkirakan mengalami penumpukan massa selama libur Lebaran.

Baca Juga :  Pasangan Cabup Tulungagung Mardinoto Semarakkan Gebyar Pasar Malam, Dorong Maju UMKM Tulungagung

Dengan berbagai langkah antisipatif tersebut, pemerintah berharap masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun berlibur tetap dapat menikmati layanan komunikasi yang stabil dan lancar, sehingga tetap terhubung dengan keluarga dan kerabat selama momen Lebaran. (red/ria)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *