Jelang Ramadhan Bapanas Siaga Penuh, Stok Pangan Aman, Satgas Siap Sikat Mafia Harga

oleh
banner 468x60

SUARASMR.NEWS – Pemerintah memastikan stok pangan nasional aman dan melimpah menjelang bulan suci Ramadhan. Namun di balik ketersediaan tersebut, negara tak tinggal diam menghadapi potensi permainan harga oleh oknum pemasok nakal yang kerap memanfaatkan lonjakan permintaan.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), I Gusti Ketut Astawa, menegaskan pemerintah telah menyiapkan langkah tegas melalui pembentukan Satgas Sabre Bersih Pelanggaran Pangan, yang fokus mengawasi harga, keamanan, dan mutu pangan nasional.

banner 719x1003

“Stok pangan sangat mencukupi, tidak perlu ada kekhawatiran. Kepala Bapanas sudah membentuk Satgas Sabre untuk memastikan tidak ada pelanggaran, baik dari sisi harga maupun keamanan dan mutu pangan,” ujar Gusti dalam perbincangan bersama PRO3 RRI.

Menurut Gusti, lonjakan harga akibat meningkatnya permintaan menjelang Ramadhan adalah hal wajar. Namun ia mengingatkan, kenaikan tersebut tidak boleh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET/HAP) yang telah ditetapkan pemerintah.

“Harga boleh naik secara wajar karena permintaan, tapi tidak boleh melampaui batas. Di situlah Satgas bekerja,” tegasnya.

Tak hanya mengawal harga, Satgas Sabre juga bertugas menjaga keamanan pangan dari zat berbahaya, seperti pestisida berlebihan, boraks, maupun unsur kimia berbahaya lainnya. Selain itu, mutu pangan juga diawasi agar sesuai dengan standar dan label kemasan yang beredar di masyarakat.

Sebagai bentuk keseriusan, Bapanas bersama Kementerian Pertanian dan jajaran Polda baru-baru ini turun langsung ke lapangan. Salah satu temuan terjadi di Ciputat, Tangerang Selatan, menyusul laporan lonjakan harga daging di Jakarta hingga Rp150.000 per kilogram.

banner 484x341

“Hasil penelusuran menunjukkan adanya RPH di Ciputat yang menaikkan harga karkas Rp1.000 per kilogram. Kenaikan kecil di hulu ini berdampak besar hingga ke hilir,” ungkap Gusti.

Baca Juga :  Memahami KBLI: Panduan Lengkap untuk Pemilik Bisnis di Indonesia

Ia menegaskan, seluruh mata rantai distribusi pangan wajib bertanggung jawab menjaga stabilitas harga dan keamanan pangan secara nasional. Pemerintah, kata dia, akan mengedepankan pendekatan persuasif, namun sanksi hukum siap diterapkan jika pelanggaran terus dilakukan.

Gusti juga mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak dan tidak berlebihan, demi menjaga stabilitas harga selama Ramadhan.

“Pemerintah terus memantau dan mengumpulkan data harga sepanjang hari, bekerja sama dengan dinas daerah, gubernur, bupati, wali kota, hingga Polda setempat. Harapannya harga tetap terkendali, sehingga masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan nyaman,” pungkasnya. (red/ria)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *