KPK Bongkar Lingkaran Dalam Bupati Pekalongan, Tim Sukses Diduga Kuasai Proyek Miliaran

oleh
banner 468x60

SUARASMR.NEWS – Drama korupsi di Kabupaten Pekalongan kian panas. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar fakta mengejutkan sebagian besar pegawai perusahaan keluarga Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, yakni PT Raja Nusantara Berdaya (RNB), disebut berasal dari tim suksesnya sendiri!

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengungkap fakta itu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. “Sebagian besar pegawai PT RNB merupakan tim sukses dari Bupati,” tegas Asep.

banner 719x1003

TIM SUKSES JADI TENAGA OUTSOURCING DI DINAS PEMKAB: Yang lebih mencengangkan, para pegawai tersebut diduga ditempatkan sebagai tenaga alih daya (outsourcing) di sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

Skema ini diduga menjadi pintu masuk konflik kepentingan. Perusahaan keluarga yang terafiliasi dengan kepala daerah justru memenangkan pengadaan jasa di pemerintahan yang dipimpinnya sendiri.

KPK menyatakan, dari periode 2023 hingga 2026, PT RNB memenangkan berbagai pengadaan barang dan jasa. Dari sana, Fadia disebut menerima Rp5,5 miliar sebagai penerima manfaat. Angka yang tak kecil  dan kini menjadi sorotan tajam publik.

DITETAPKAN TERSANGKA TUNGGAL USAI OTT RAMADHAN: Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) pada 3 Maret 2026, yang menjadi OTT ketujuh KPK tahun ini dan terjadi di bulan Ramadhan.

Fadia ditangkap di Semarang bersama ajudan dan orang kepercayaannya. Total 11 orang lainnya turut diamankan.

banner 484x341

Sehari kemudian, 4 Maret 2026, KPK resmi menetapkan Fadia Arafiq sebagai tersangka tunggal dalam perkara dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing serta pengadaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan tahun anggaran 2023–2026.

KONFLIK KEPENTINGAN JADI PUSAT PERKARA: KPK menilai ada konflik kepentingan yang kuat dalam relasi antara jabatan publik dan kepemilikan perusahaan keluarga tersebut. Kini publik menanti. Apakah akan ada pengembangan kasus? Adakah aliran dana lain yang belum terungkap?

Baca Juga :  Tiga Hakim PN Surabaya Ditangkap OTT Terkait Vonis Bebas Ronald Tannur

Satu yang pasti, pengungkapan ini menjadi pukulan telak bagi kepercayaan publik. Di tengah sorotan nasional, Pekalongan kini menjadi panggung pembuktian komitmen pemberantasan korupsi. (red/ria)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *