Menembus Langit di Bulan Ramadhan, Inilah Waktu-Waktu Emas Doa Paling Mustajab

oleh
banner 468x60

SUARASMR.NEWS – Bulan suci Ramadhan bukan sekadar momen menahan lapar dan dahaga. Ia adalah bulan langit terbuka, saat doa-doa melesat menembus batas, dan rahmat Allah SWT tercurah tanpa henti.

Allah sendiri memerintahkan hamba-Nya untuk berdoa dan menjanjikan jawaban atas setiap permohonan yang dipanjatkan dengan tulus. Dalam firman-Nya disebutkan:

banner 719x1003

“Berdoalah kepadaKu, Aku akan kabulkan doa kalian. Sungguh orang-orang yang menyombongkan diri karena enggan beribadah kepada-Ku, akan dimasukkan ke dalam neraka Jahannam dalam keadaan hina dina” (QS. Ghafir: 60).

Ayat ini menjadi seruan tegas sekaligus kabar gembira, doa bukan sekadar permintaan, tetapi bukti ketundukan dan ibadah.

Sepertiga Malam, Detik-Detik Langit Terbuka Ramadhan menghadirkan waktu istimewa yang disebut sebagai momen paling dicintai Allah SWT sepertiga malam terakhir, waktu sahur yang penuh keberkahan.

Dalam hadis sahih riwayat Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda bahwa pada sepertiga malam terakhir Allah turun ke langit dunia dan berfirman:

“Siapa saja yang berdoa kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni.” (HR. Bukhari, No. 1145 dan Muslim, No. 758).

banner 484x341

Ulama besar Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fath Al-Bari menegaskan, doa dan istighfar di waktu sahur adalah saat yang sangat mudah dikabulkan.

Artinya, ketika banyak manusia terlelap, langit justru sibuk menyambut hamba yang bangun untuk bermunajat.

Waktu Berbuka Doa yang Tak Tertolak: Tak hanya sahur, waktu berbuka juga menjadi momentum luar biasa. Setelah seharian menahan diri, hati berada dalam kondisi paling tunduk dan penuh harap.

Dalam hadis riwayat Tirmidzi dan Ibnu Majah, Rasulullah SAW bersabda: “Ada tiga doa yang tidak tertolak, doa pemimpin yang adil, doa orang yang berpuasa ketika ia berbuka, dan doa orang yang terzalimi.” (HR. Tirmidzi No. 2526, 3598 dan Ibnu Majah No. 1752)

Baca Juga :  Kolaborasi Antar Sanggar Warnai Kesuksesan Hari ke-2 Festival Semarak Budaya Indonesia 2025

Dalam kitab Tuhfah Al-Ahwadzi dijelaskan, doa saat berbuka begitu mudah dikabulkan karena pada saat itu seorang hamba baru saja menyelesaikan ibadahnya dalam keadaan rendah hati dan penuh penghambaan. Bayangkan, satu tegukan air saat berbuka bisa menjadi saksi doa yang menembus langit.

Ramadhan Momentum Lipat Ganda Pahala Ramadhan adalah bulan dilipatgandakannya pahala. Setiap amal, setiap doa, setiap air mata penyesalan, memiliki nilai yang tak terhingga.

Ambillah kesempatan sahur untuk shalat malam. Perbanyak istighfar. Panjatkan hajat terbaikmu. Namun ingat, dalam satu malam tidak ada dua witir.

Jangan biarkan Ramadhan berlalu tanpa memperbanyak doa. Bisa jadi, di antara doa-doa itu ada yang mengubah takdir hidupmu. Semoga Allah SWT mengabulkan setiap doa yang kita panjatkan di bulan suci ini.

Aamiin Allahumma Aamiin. Semoga bermanfaat bagi seluruh umat yang menjalankan ibadah puasa Ramadhan. (red/akha)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *