SUARASMR.NEWS – Pemerintah mulai menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada masyarakat berpenghasilan rendah sebagai langkah strategis menjaga daya beli menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Program stimulus ekonomi ini digulirkan melalui Badan Pangan Nasional dengan melibatkan Perum Bulog sebagai pelaksana distribusi di berbagai daerah.
Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Bapanas, Rachmi Widiriani, mengatakan bantuan tersebut sudah mulai disalurkan kepada masyarakat yang terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
“Program bantuan pangan beras dan minyak goreng dipastikan sudah mulai dibagikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah untuk membantu meringankan beban ekonomi menjelang Lebaran,” ujarnya di Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Berdasarkan data hingga 9 Maret 2026, bantuan yang telah disalurkan meliputi: 68.540 kilogram beras, 13.708 liter minyak goreng. Bantuan tersebut telah diterima oleh 3.427 keluarga penerima manfaat di berbagai daerah.
Program ini akan terus dipercepat penyalurannya mengingat Hari Raya Idul Fitri diperkirakan tinggal sekitar 10–11 hari lagi, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya sebelum Lebaran tiba.
Pemerintah menargetkan program bantuan pangan ini menjangkau 33,2 juta keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia. Program ini juga menjadi bagian dari stimulus ekonomi pada kuartal pertama 2026.
Penyaluran bantuan telah dimulai di beberapa provinsi seperti: Sumatera Utara, Jawa Timur, Bali, Jambi, Banten, Sulawesi Selatan
Kepala Badan Pangan Nasional yang juga Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, memastikan program bantuan pangan tersebut telah siap disalurkan secara luas kepada masyarakat. Total anggaran yang disiapkan pemerintah untuk program ini mencapai Rp11,92 triliun.
Lima provinsi dengan jumlah penerima bantuan terbesar meliputi: Jawa Barat : 6.093.530 penerima. Jawa Timur : 5.638.478 penerima. Jawa Tengah : 5.071.126 penerima. Sumatera Utara : 1.756.846 penerima. Banten : 1.298.597 penerima. Setiap keluarga penerima akan mendapatkan:. 10 kilogram beras, 2 liter minyak goreng
Untuk distribusi selama dua bulan sekaligus, Bulog diperkirakan akan menyalurkan 664,8 ribu ton beras dan 132,9 ribu kiloliter minyak goreng dari cadangan pangan pemerintah.
Melalui program ini, pemerintah berharap daya beli masyarakat tetap terjaga, sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Lebaran yang identik dengan meningkatnya konsumsi rumah tangga. (red/ria)













