Pemkab Kediri Ultimatum Pengembalian Barang Jarahan, Batas Waktu Hingga Sabtu 6 September

oleh
banner 468x60

SUARASMR.NEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, Jawa Timur, memberikan tenggat waktu hingga Sabtu (6/9/2025) bagi pelaku penjarahan saat kerusuhan di area Kantor Pemkab Kediri untuk mengembalikan barang-barang yang diambil.

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mengatakan langkah ini ditempuh sebagai bentuk kesempatan terakhir bagi warga yang terlibat.

banner 719x1003

“Sejauh ini masih banyak yang mengembalikan. Besok, Sabtu (hariini/red), adalah hari terakhir batas pengembalian,” ujarnya di Kediri, Jumat (5/9/2025).

Menurut Dhito, Pemkab Kediri bersama aparat kepolisian akan memberikan pengampunan bagi mereka yang sukarela mengembalikan barang, kecuali bagi provokator dan dalang kerusuhan.

“Jika tidak dikembalikan besok, siapapun yang terlibat baik provokator, penjarah, perusak, hingga pelempar molotov akan diproses hukum. Kami sudah berkoordinasi dengan Polres Pare,” tegasnya.

Hingga kini, sejumlah barang rampasan telah dikembalikan. Di antaranya kursi, kulkas, laptop, keyboard, hingga fragmen Kepala Ganesha koleksi Museum Bagawanta Bhari Kabupaten Kediri, yang sebelumnya ikut dijarah massa.

Dikatakan juga bahwa proses pengembalian bisa dilakukan di Kantor Satpol PP Kabupaten Kediri, Mapolres Kediri Kota, maupun Mapolres Kediri.

banner 484x341

Di sisi lain, Pemkab Kediri juga menggelar aksi Jumat Bersih bersama masyarakat untuk memulihkan kondisi pasca-kerusuhan. Pembersihan dilakukan di area Kantor Pemkab yang terbakar serta gedung DPRD Kabupaten Kediri yang turut jadi sasaran massa.

Bupati Dhito menyampaikan terima kasih kepada warga yang ikut turun tangan membantu membersihkan puing-puing akibat kerusuhan dan berharap kejadian ini tidak terulang kembali.

“Banyak elemen masyarakat hadir, bahkan ada yang datang dari daerah sekitar Kediri, menunjukkan solidaritas agar Kediri segera bangkit,” ujar Dhito.

Dalam kegiatan itu, Pemkab Kediri juga membuka dapur umum dan menyediakan sekitar 2.000 porsi makanan bagi warga yang ikut kerja bakti.

Baca Juga :  Memperingati Hari Pangan Sedunia dan Hari Jadi Kabupaten Tulungagung

Momen kebersamaan ini diharapkan menjadi semangat baru untuk mempercepat pemulihan Kediri pasca-kerusuhan. (red/aidil)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *