Pengamat: Polri Menuju Lompatan Besar 2026, Transformasi Budaya Jadi Penopang Astacita Pemerintah

oleh
banner 468x60

SUARASMR.NEWS – Pengamat hukum dan politik Boni Hargens menyampaikan optimisme tinggi terhadap masa depan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Ia menilai, tahun 2026 akan menjadi momentum krusial bagi Polri dalam melakukan transformasi budaya secara signifikan, yang tidak hanya memperkuat institusi secara internal, tetapi juga menjadi tulang punggung dalam menyukseskan agenda Astacita pemerintah.

banner 719x1003

Menurut Boni, transformasi tersebut mencerminkan kerja keras, disiplin tinggi, serta komitmen reformasi diri yang konsisten, sekaligus menegaskan peran strategis Polri sebagai penjaga demokrasi dan supremasi hukum di Indonesia.

“Reformasi yang dilakukan Polri berjalan sistematis dan terukur. Hasilnya adalah institusi yang semakin modern, transparan, akuntabel, dan berorientasi kuat pada pelayanan publik berkualitas tinggi,” ujar Boni dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Ia menilai Polri kini tidak sekadar sebagai aparat penegak hukum, tetapi telah bertransformasi menjadi mitra strategis pemerintah, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan nasional dan menegakkan hukum yang berkeadilan demi kelancaran agenda pembangunan nasional.

Boni pun berharap Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo beserta seluruh jajaran tetap konsisten menjaga komitmen reformasi, sekaligus memperkuat fondasi demokrasi hukum di Tanah Air.

Menurutnya, reformasi internal yang berkelanjutan akan menghasilkan Polri yang tidak hanya unggul dalam teknologi dan infrastruktur, tetapi juga matang dalam pola pikir, budaya kerja, dan nilai-nilai organisasi.

banner 484x341

“Transparansi kebijakan, akuntabilitas di setiap jenjang jabatan, serta orientasi kuat pada kepuasan masyarakat harus benar-benar tertanam dalam DNA organisasi Polri pada 2026,” tegasnya.

Boni juga menyoroti keberhasilan Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Sigit dalam mengawal stabilitas nasional sepanjang 2025, di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Baca Juga :  Bupati Ponorogo Ditangkap KPK dalam Operasi Senyap Diduga Terseret Kasus Suap Miliaran Rupiah

Ia menyebut, Polri sukses menjalankan peran strategis dalam menjaga keamanan nasional, menegakkan hukum secara berkeadilan, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin humanis dan responsif.

Kepemimpinan Kapolri dinilai ditandai dengan pendekatan inovatif dalam penegakan hukum, penguatan integritas institusi, serta komitmen kuat membangun Polri yang terbuka, profesional, dan dekat dengan masyarakat.

Sepanjang 2025, Boni mencatat sejumlah capaian penting Polri, mulai dari penurunan signifikan angka kriminalitas, meningkatnya kepercayaan publik, hingga efektivitas penanganan perkara berkat pemanfaatan teknologi dan profesionalisme aparat.

“Tingkat kepercayaan masyarakat melonjak drastis. Transparansi dan akuntabilitas semakin terasa dalam pelayanan. Penanganan kasus pun jauh lebih efektif,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Korps Bhayangkara juga dinilai berhasil mengamankan berbagai agenda nasional strategis, mencerminkan kesiapan operasional, soliditas internal, dan koordinasi lintas instansi yang matang.

Di bidang kemanusiaan, Polri juga mendapat apresiasi atas perannya yang aktif dan profesional dalam penanganan bencana di Sumatera, dengan memastikan keselamatan warga serta pemenuhan kebutuhan dasar seperti tempat tinggal, makanan, dan layanan kesehatan.

Boni menegaskan, seluruh capaian tersebut menjadi fondasi kuat bagi Polri untuk melangkah menuju institusi penegak hukum modern dan berkelas dunia pada 2026. (red/ria

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *