SUARASMR.NEWS — Gelombang perubahan zaman kembali menjadi sorotan dalam program siaran obrolan Galang Kangin Pro 4 RRI Denpasar, Selasa (06/01/2026). Mengusung tema “Pergantian Masa”.
Siaran ini menghadirkan perenungan mendalam tentang dinamika kehidupan manusia di tengah tantangan alam, pergeseran zaman, serta urgensi nilai budaya dan spiritual sebagai kompas sikap hidup.
Dalam dialog yang sarat makna, Ajik Tibah dan Made Kapeng menegaskan bahwa perubahan adalah hukum alam yang tak terelakkan. Manusia, kata mereka, dituntut tetap setia pada tugas dan tanggung jawabnya.
Apun kondisi yang dihadapi panas terik, hujan deras, hingga keterbatasan hidup yang kerap menguji keteguhan batin. Di titik inilah nilai-nilai luhur yang tertanam dalam diri menjadi bekal utama agar manusia tetap kokoh, berdaya, dan adaptif menghadapi arus zaman.
Lebih jauh, Tibah dan Kapeng mengulas relasi sakral antara Buana Agung (alam semesta) dan Buana Alit (diri manusia). Keseimbangan keduanya diyakini sebagai fondasi harmoni kehidupan. Ketika alam dan manusia saling selaras, kehidupan pun berjalan dalam irama yang lebih tertata dan bermakna.
“Menjaga keharmonisan dengan alam, mengendalikan diri, serta menumbuhkan kesabaran adalah kunci utama dalam melewati masa peralihan,” tegas Ajik Tibah.
Melalui tema “Pergantian Masa”, Galang Kangin tak sekadar menjadi ruang obrolan, tetapi juga panggung refleksi. Tibah dan Kapeng mengajak pendengar untuk tidak terjebak dalam keluhan.
Melainkan terus melangkah dengan penuh tanggung jawab, menghormati perbedaan, serta menjadikan nilai budaya dan spiritual sebagai suluh penerang di tengah derasnya perubahan zaman. (red/niluh)












