SUARASMR.NEWS – Gelombang wisatawan membanjiri Kabupaten Garut, Jawa Barat, selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Garut mencatat lonjakan signifikan.
Jumlah kunjungan meningkat tajam hingga menembus angka 124 ribu orang, melonjak drastis dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sekitar 102 ribu wisatawan.
Kepala Disparbud Kabupaten Garut, Budi Gan Gan, mengungkapkan bahwa sejak 25 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, sebanyak 124.250 wisatawan tercatat mengunjungi 26 destinasi wisata unggulan yang dipantau langsung oleh pihaknya.
“Ini peningkatan yang sangat signifikan. Aktivitas kunjungan wisata ke Kabupaten Garut menunjukkan dinamika yang luar biasa,” ujar Budi di Garut, Minggu.
Lonjakan kunjungan tersebut dipicu oleh ramainya wisatawan dari berbagai daerah, terutama Jakarta dan Bandung, yang memadati destinasi favorit Garut.
Mulai dari pemandian air panas Cipanas Garut di Tarogong Kaler, kawasan wisata alam Darajat Pasirwangi, Taman Wisata Alam Gunung Papandayan, hingga pesona pantai selatan Garut dan sejumlah destinasi danau, semuanya dipenuhi pelancong yang ingin menikmati liburan akhir tahun.
Tak hanya mengandalkan keindahan alam, keberhasilan ini juga ditopang oleh strategi promosi digital yang agresif dan efektif. Disparbud Garut sukses memanfaatkan media sosial sebagai etalase pariwisata daerah.
Akun Instagram resmi @disparbudgarut bahkan mencetak prestasi membanggakan dengan meraih peringkat tertinggi Instagram Fair Score tingkat Provinsi Jawa Barat 2025, dengan skor 50,77. Capaian ini mengungguli daerah-daerah besar seperti Kota Bandung, Kota Cirebon, Kota Bogor, dan Majalengka.
“Alhamdulillah, capaian ini menjadi bukti bahwa promosi digital kami berdampak nyata terhadap peningkatan kunjungan wisata ke Garut,” kata Budi.
Ledakan kunjungan wisata ini menegaskan posisi Garut sebagai salah satu magnet pariwisata utama di Jawa Barat, sekaligus menjadi sinyal positif bagi kebangkitan ekonomi lokal di sektor pariwisata dan budaya. (red/hil)













