SUARASMR.NEWS – Menciptakan kamar tidur yang harum dan nyaman ternyata tidak selalu membutuhkan pengharum ruangan mahal.
Dengan langkah sederhana dan strategi yang tepat, siapa pun bisa menghadirkan suasana kamar yang segar, menenangkan, sekaligus meningkatkan kualitas istirahat.
Dikutip dari laporan Hindustan Times, Senin (16/3/2026), aroma yang menyenangkan di kamar tidur tidak hanya membuat ruangan terasa lebih nyaman, tetapi juga membantu tubuh lebih rileks saat beristirahat.
Direktur Rosemoore, Ridhima Kansal, mengungkapkan bahwa kunci utama menciptakan kamar tidur yang harum justru dimulai dari hal paling sederhana: ventilasi udara yang baik.
“Buka jendela selama sekitar 20–30 menit setiap hari agar udara lama dan kelembapan keluar dari ruangan. Sinar matahari juga sangat penting untuk membantu menghilangkan bau lembap,” ujar Ridhima.
Sinar Matahari Jadi Senjata Ampuh: Masuknya sinar matahari ke dalam kamar berperan penting untuk mengurangi debu, bakteri, dan kelembapan yang sering menjadi sumber bau tidak sedap.
Karena itu, memastikan aliran udara yang baik di dalam ruangan sangat dianjurkan. Selain itu, tirai dan seprai juga sebaiknya rutin dijemur di bawah sinar matahari agar bakteri dan kelembapan berkurang.
Seprai dan sarung bantal kerap menjadi sumber bau karena menampung keringat, minyak rambut, kotoran, hingga partikel kulit yang menumpuk selama digunakan.
Ridhima menyarankan agar seprai dan sarung bantal dicuci secara teratur. Untuk menambah aroma segar, beberapa tetes minyak esensial bisa ditambahkan pada bilasan terakhir atau digunakan sebagai semprotan khusus linen.
“Lavender cocok untuk menciptakan suasana santai, sementara minyak mawar memberi sentuhan romantis,” katanya.
Pilih Aroma Sesuai Suasana: Menurut Ridhima, penggunaan minyak esensial atau diffuser batang lebih dianjurkan dibanding pengharum ruangan semprot biasa. Beberapa aroma yang direkomendasikan antara lain:
● Mawar: memberi suasana romantis dan menenangkan
● Oud (Oudh): aroma kayu yang hangat dan mewah
● Lavender: herbal segar yang membantu meningkatkan kualitas tidur
● Vanila: menghadirkan suasana hangat dan nyaman
● Kayu cendana: memberikan efek menenangkan dan meditatif
Jangan Abaikan Sudut Tersembunyi: Bau tak sedap sering kali berasal dari tempat yang jarang diperhatikan, seperti bawah tempat tidur, tirai berdebu, hingga keranjang cucian.
Untuk mengatasinya, Ridhima menyarankan penggunaan kain penyerap bau berukuran sekitar 20×30 cm serta soda kue yang ditaburkan pada kasur atau karpet untuk menyerap aroma tidak sedap.
Cara alami lain yang bisa dicoba adalah menaruh kantung kecil berisi kelopak mawar kering, kayu cedar, atau semangkuk potpourri di sudut ruangan.
Kapas yang diberi setetes minyak esensial juga bisa menjadi solusi sederhana untuk menyegarkan udara kamar.
Dengan langkah sederhana ini, kamar tidur tidak hanya bebas bau, tetapi juga berubah menjadi ruang yang menenangkan untuk beristirahat setelah aktivitas seharian. (red/niluh)












