Resmikan Gedung Muslimat NU Ponorogo, Menteri Arifah: Perempuan Kunci Lahirkan Generasi Emas 2045

oleh
banner 468x60

SUARASMR.NEWS – Peran perempuan kembali ditegaskan sebagai pilar utama masa depan bangsa. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, menekankan bahwa penguatan organisasi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM).

Karena perempuan menjadi kunci dalam melahirkan generasi unggul yang siap bersaing di tingkat global pada Generasi Emas 2045 mendatang.

banner 719x1003

Pernyataan tersebut disampaikan saat meresmikan Gedung Pimpinan Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (31/3/2026).

Momen ini sekaligus bertepatan dengan peringatan Hari Lahir ke-80 Muslimat NU—sebuah tonggak penting perjalanan organisasi perempuan terbesar di Indonesia itu.

“Muslimat NU memiliki peran yang sangat strategis dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Dari tangan perempuanlah generasi berkualitas dilahirkan,” tegas Arifah.

Ia menambahkan, gedung yang diresmikan bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol kekuatan gotong royong dan kemandirian kader di akar rumput.

Hal ini sejalan dengan visi besar pembangunan nasional, termasuk penguatan SDM, kesetaraan gender, dan peningkatan peran perempuan dalam berbagai sektor.

banner 484x341

Lebih jauh, Arifah mengungkapkan bahwa pemerintah memberi perhatian serius terhadap kiprah perempuan, terutama melalui organisasi yang memiliki jaringan kuat hingga tingkat bawah seperti Muslimat NU.

Kini, organisasi tersebut bahkan telah bertransformasi menjadi kekuatan sosial yang solutif dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat.

Salah satu langkah nyata adalah keberadaan sekitar 2.500 paralegal Muslimat NU yang tersebar di hampir seluruh Indonesia. Mereka hadir memberikan pendampingan dan bantuan hukum bagi masyarakat, terutama kelompok rentan.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi dengan organisasi seperti Muslimat NU adalah kunci agar program-program bisa benar-benar dirasakan hingga ke akar rumput,” ujarnya.

Dengan semangat kolaborasi dan penguatan peran perempuan, langkah ini diyakini menjadi bagian penting dalam menyiapkan fondasi menuju Indonesia Emas 2045 di mana perempuan tak lagi sekadar pelengkap, melainkan motor penggerak perubahan. (red/aden)

banner 336x280
Baca Juga :  Apakah Vaksin HPV Mencegah Kanker Serviks Dapat Menimbulkan Kemandulan?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *