Ribuan Massa Padati Depan Grahadi, Ketegangan Belum Reda Hingga Petang

oleh -621 Dilihat
banner 468x60

SUARASMR.NEWS – Hingga Jumat (29/8/2025) petang pukul 18.00 WIB, ribuan massa masih memadati kawasan depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Aksi yang telah berlangsung sejak siang ini membuat kawasan Jalan Pemuda lumpuh total akibat padatnya kerumunan serta pengamanan ketat aparat kepolisian.

banner 719x1003

Sejak sekitar pukul 13.00 WIB, masyarakat mulai berdatangan dan memusatkan aksi mereka di depan Grahadi. Situasi semakin tegang ketika sejumlah orang mulai mendorong pagar pembatas gedung.

Dari pantauan suarasmr.news di lokasi, pagar depan Grahadi mengalami kerusakan akibat tekanan massa, sementara di area dalam halaman Grahadi terlihat kobaran api yang masih belum sepenuhnya berhasil dipadamkan.

Sejumlah motor di halaman Gedung Negara Grahadi dibakar massa aksi saat demo ricuh. Sejumlah orang bahkan sempat masuk ke dalam kompleks Grahadi dan membakar motor yang terparkir di area halaman.

Berdasarkan informasi yang didapat suarasmr.news, terdapat puluhan motor hangus terbakar. Namun jumlah pastinya masih belum diketahui.

“Ya 21 motor dibakar massa di dalam Grahadi. Belum termasuk di luar Grahadi,” kata salah satu petugas polisi kepada wartawan, Jumat (29/8/2025).

banner 484x341

Aparat kepolisian, termasuk pasukan Brimob, tampak bersiaga penuh di dalam maupun sekitar gedung. Mereka berupaya mencegah massa merangsek masuk lebih jauh.

Dorongan demi dorongan antara aparat dan massa beberapa kali terjadi di sepanjang Jalan Pemuda. Meski demikian, hingga petang ini belum ada tanda-tanda massa akan membubarkan diri.

Petugas keamanan berulang kali mengimbau massa untuk tetap tertib dan tidak melakukan tindakan anarkistis. Namun, situasi di lapangan cukup sulit dikendalikan karena jumlah massa yang terus bertambah.

Suasana panas makin terasa dengan adanya aksi bakar ban serta teriakan-teriakan yang menggelegar dari pengeras suara yang dibawa peserta aksi.

Baca Juga :  Sterilisasi Kawasan Ibu Kota Nusantara dari Penyakit Masyarakat

Beberapa fasilitas di sekitar lokasi juga terdampak, seperti pagar pembatas yang roboh serta sejumlah pot tanaman hias di depan gedung yang rusak.

Asap dari pembakaran sampah dan ban terlihat mengepul ke udara, menambah kepadatan dan membuat jarak pandang di sekitar Grahadi semakin terbatas.

Aparat masih terus melakukan upaya pengendalian situasi dengan cara mendorong massa ke arah Jalan Pemuda. Belum ada kepastian hingga kapan kerumunan akan bertahan di sekitar lokasi.

Pihak kepolisian sendiri menyatakan bahwa mereka tetap berkomitmen menjaga keamanan serta mencegah agar kericuhan tidak meluas ke titik-titik lain di Kota Surabaya. (red/akha)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *