Jatim–Uzbekistan Pererat Jejak Spiritual: Buka Peluang Wisata Ziarah hingga Penerbangan Langsung

oleh
banner 468x60

SUARASMR.NEWS – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kian serius memperluas jejaring internasional dengan memperkuat kerja sama bilateral bersama Uzbekistan, khususnya di sektor budaya dan wisata religi.

Langkah ini diharapkan mampu membuka jalur konektivitas baru sekaligus mempererat hubungan spiritual antara kedua wilayah.

banner 719x1003

Penguatan kerja sama tersebut ditandai dengan kunjungan resmi delegasi Uzbekistan ke Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Rombongan dipimpin oleh Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia Oybek Eshonov, bersama Gubernur Samarkand Adiz Boboev dan Wakil Gubernur Rustam Kobilov.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan, pertemuan tersebut tidak hanya bersifat diplomatis, tetapi juga sarat nilai spiritual dan keilmuan. Hadir pula para ulama serta akademisi dari kedua negara, termasuk imam dari Masjid Imam Bukhari Complex.

“Delegasi Uzbekistan hadir lengkap, termasuk imam dan akademisi. Kami juga melibatkan alim ulama dari berbagai pondok pesantren di Jawa Timur,” ujar Khofifah.

Menurutnya, Jawa Timur dan Samarkand memiliki kedekatan historis yang kuat, terutama melalui jejak ulama besar dalam sejarah Islam. Salah satu potensi yang kini didorong adalah pengembangan wisata religi, termasuk ziarah ke makam Imam Bukhari di Uzbekistan.

banner 484x341

“Ini bisa menjadi daya tarik baru bagi masyarakat Jawa Timur yang ingin memperdalam wisata religi sekaligus napak tilas sejarah Islam,” katanya.

Khofifah juga menyoroti keterkaitan historis antara Samarkand dan tokoh penyebar Islam di Nusantara, seperti Sunan Giri dan Maulana Malik Ibrahim, yang diyakini memiliki hubungan dengan kawasan Asia Tengah tersebut.

Sebagai tindak lanjut konkret, Pemprov Jatim mulai melibatkan pelaku industri pariwisata, termasuk agen perjalanan, untuk menjajaki kerja sama langsung dengan Pemerintah Provinsi Samarkand. Selain itu, peluang pembukaan rute penerbangan langsung menuju Samarkand atau ibu kota Tashkent juga tengah didorong.

Baca Juga :  SIPA Festival: Menjembatani Seni Pertunjukan Indonesia ke Kancah Global

“Penguatan konektivitas ini penting agar hubungan antarmasyarakat semakin erat, baik dalam konteks wisata religi maupun pertukaran budaya,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Samarkand Adiz Boboev menyambut positif inisiatif tersebut. Ia berharap kerja sama antara kedua daerah tidak hanya berkembang di sektor budaya, tetapi juga merambah ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami mengundang masyarakat Jawa Timur untuk datang dan merasakan langsung pengalaman ziarah serta budaya di Uzbekistan,” ujarnya.

Kolaborasi ini menjadi sinyal kuat bahwa diplomasi budaya dan spiritual dapat menjadi jembatan strategis dalam mempererat hubungan antarbangsa, sekaligus membuka peluang baru di sektor pariwisata global. (red/akha)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *