Bedah Politik Kesadaran Rakyat, Buku Shri Lalu Gde Pharma Tawarkan Jalan Baru Membangun Demokrasi Indonesia

oleh

SUARASMR.NEWS SURAKARTA – Di tengah menurunnya kepercayaan publik terhadap dunia politik, hadir sebuah buku yang menawarkan perspektif berbeda. Berjudul “Politik Kesadaran Rakyat Membangun Institusi, Strategi, dan Kepemimpinan Moral dalam Demokrasi Modern”.

Buku karya Shri Lalu Gde dengan editor Dr. Joko Ismuhadi Soewarsono dan RA. Berar Fathia. Buku ini mengajak masyarakat melihat politik bukan sekadar perebutan kekuasaan, melainkan gerakan membangun kesadaran kolektif demi masa depan bangsa.

banner 930x110

Buku tersebut mengupas berbagai persoalan mendasar yang masih membayangi demokrasi Indonesia, mulai dari penguatan institusi negara, pentingnya kepemimpinan yang berintegritas, peningkatan literasi politik, hingga partisipasi aktif masyarakat dalam mengawal jalannya pemerintahan.

Mengangkat tema besar politik berbasis kesadaran rakyat, penulis menegaskan bahwa kemajuan bangsa tidak hanya bergantung pada elite politik, tetapi juga pada tingkat kesadaran warga negara dalam menjaga nilai-nilai konstitusi, keadilan, demokrasi, dan integritas.

Dengan pendekatan akademik yang dipadukan dengan pengalaman praktis, buku ini menawarkan strategi membangun demokrasi yang lebih sehat, berkeadilan, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Di dalamnya dibahas berbagai konsep mengenai tata kelola pemerintahan, kepemimpinan moral, serta pentingnya kolaborasi antara negara dan masyarakat.

Buku ini juga dinilai relevan dengan dinamika politik Indonesia yang terus berkembang. Di saat demokrasi menghadapi berbagai tantangan, mulai dari polarisasi politik.

Juga rendahnya literasi publik, hingga krisis kepercayaan terhadap institusi, gagasan yang disampaikan menjadi refleksi sekaligus tawaran solusi untuk memperkuat fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sebagai karya yang memadukan pemikiran strategis dan nilai-nilai moral, “Politik Kesadaran Rakyat” diharapkan menjadi referensi bagi akademisi, mahasiswa, praktisi politik, penyelenggara negara, hingga masyarakat umum yang ingin memahami arah pembangunan demokrasi Indonesia secara lebih mendalam.

Baca Juga :  Natal Politik Penuh Pesan Strategis: Prabowo Sambangi Luhut, Dari Diplomasi AS hingga Benih Masa Depan Bangsa

Lebih dari sekadar buku politik, karya ini membawa pesan bahwa demokrasi yang kuat hanya dapat terwujud apabila lahir dari rakyat yang sadar akan hak, kewajiban, serta tanggung jawabnya dalam menjaga masa depan bangsa.

Dengan demikian, politik tidak lagi dipandang sebagai arena perebutan kekuasaan semata, melainkan sebagai instrumen menghadirkan keadilan, kesejahteraan, dan kemajuan Indonesia. (red/akha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *