Gaungkan Pesan Gus Dur di Momen Waisak, PKB Serukan Perlawanan terhadap Kebencian dan Perang Dunia

oleh

SUARASMR.NEWS – Perayaan Hari Raya Waisak tak hanya menjadi momen spiritual bagi umat Buddha, tetapi juga panggung seruan kemanusiaan yang menggema kuat dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Ketua DPP PKB Abdul Halim Iskandar mengajak seluruh masyarakat menyalakan kembali api kasih sayang dan perdamaian di tengah dunia yang dilanda konflik dan krisis kemanusiaan.

banner 720x1000

Dengan mengutip pesan legendaris Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Abdul Halim menegaskan bahwa nilai kemanusiaan harus berada di atas sekat agama dan perbedaan.

“Jangan tanyakan apa agamamu, tetapi tanyakan apa yang telah kamu perbuat untuk kepentingan kemanusiaan,” kata Abdul Halim dalam refleksi menjelang Waisak Nasional yang digelar di Kelenteng Boen Tek Bio, Kota Tangerang, Minggu (17/5/2026).

Menurutnya, pesan luhur Gus Dur itu terus menjadi napas perjuangan PKB dalam membangun kehidupan sosial yang damai, toleran, dan penuh kepedulian terhadap sesama.

Abdul Halim menjelaskan, Waisak memperingati tiga peristiwa suci dalam kehidupan Sang Buddha yang sarat makna moral bagi umat manusia.

Nilai kebijaksanaan, kasih sayang, dan pembebasan dari penderitaan disebutnya sebagai cahaya moral yang kini mulai redup di tengah kerasnya kehidupan modern.

Ia menyoroti maraknya kekerasan dalam rumah tangga, konflik sosial, hingga perang yang terus memakan korban jiwa di berbagai belahan dunia sebagai bukti bahwa manusia mulai kehilangan rasa welas asih.

“Dunia sedang tidak baik-baik saja. Konflik dan peperangan terus terjadi, menghadirkan penderitaan yang memilukan,” ujarnya.

Dalam suasana penuh khidmat, PKB juga mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan Waisak sebagai momentum memperkuat persatuan dan menjaga Indonesia agar tetap jauh dari perpecahan.

Ketua DPP PKB Bidang Energi dan Sumber Daya Alam Daniel Johan menambahkan bahwa refleksi Waisak telah menjadi agenda rutin partainya di berbagai daerah sebagai bentuk komitmen menjaga nilai keberagaman dan perdamaian.

Baca Juga :  PKB Menuju Era Digital: Strategi Baru Menjaring Aspirasi Rakyat

Menurut Daniel, semangat Waisak harus menjadi energi besar untuk menyebarkan kasih sayang, tidak hanya bagi Indonesia tetapi juga bagi dunia yang saat ini sedang dilanda gejolak peperangan. “Harapannya, Waisak mampu menggaungkan perdamaian bagi seluruh dunia,” katanya. (red/hil)

banner 930x110

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *