SUARASMR.NEWS – Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, aparat gabungan di Kabupaten Tulungagung bergerak cepat dan tegas. Senin (23/2/2026) dini hari, operasi patroli besar-besaran digelar demi memastikan wilayah tetap aman, kondusif, dan bebas gangguan kamtibmas.
Dipimpin langsung oleh Kompol Putu Gede Caka Prat Yaksa Raksuko, Kabag Ops Polres Tulungagung, patroli dimulai pukul 00.30 WIB dengan apel siaga di halaman Mapolres. Setelah itu, tim gabungan menyisir sejumlah titik rawan di seluruh penjuru kota.
Aparat yang terlibat dalam operasi terpadu ini terdiri dari: Subdenpom V/1-6 Tulungagung. Polres Tulungagung. Kodim 0807 Tulungagung. Satpol PP Tulungagung. Dinas Perhubungan Tulungagung. Dinas Kesehatan Tulungagung
Kolaborasi lintas instansi ini menjadi bukti nyata keseriusan aparat dalam menjaga stabilitas keamanan selama Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri.
Sasar Titik Rawan, Cegah Perang Sarung dan Petasan: Tim patroli bergerak menyisir sepanjang jalan kota Tulungagung yang dianggap rawan kriminalitas
Jalan Raya Campurdarat. Wilayah Kecamatan Pakel: Titik-titik tongkrongan yang kerap dijadikan arena perang sarung, perang petasan, hingga aksi “son horeg” menjelang sahur.
Kehadiran aparat secara masif di lapangan terbukti efektif. Potensi kejahatan seperti curat, curas, dan curanmor ditekan melalui patroli fisik dan pendekatan persuasif kepada masyarakat.
Misi Besar: Aman, Tertib, dan Disiplin: Patroli gabungan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan operasi preventif dengan misi strategis:
● Mencegah tindak kriminalitas sejak dini
● Memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang beribadah dan beristirahat
● Deteksi dini gangguan keamanan sebelum berkembang menjadi konflik
● Memperkuat sinergitas TNI-Polri dan instansi terkait
● Menjaga ketertiban lalu lintas dan pusat keramaian
Bagi Polisi Militer, khususnya Subdenpom V/1-6 Tulungagung, patroli ini juga menjadi momentum pengawasan internal guna memastikan tidak ada pelanggaran yang melibatkan anggota TNI selama Ramadhan.
Hasil: Nihil Pelanggaran, Situasi Kondusif: Hingga patroli berakhir pukul 03.00 WIB, seluruh wilayah terpantau aman, tertib, dan lancar. Tidak ditemukan pelanggaran, termasuk yang melibatkan anggota TNI.
Koordinasi antar-aparat dinilai berjalan efektif, transparan, dan solid. Sinergi ini memberikan pesan tegas: Tulungagung tidak memberi ruang bagi gangguan keamanan selama Ramadhan 1447 H.
Dengan operasi senyap namun penuh ketegasan ini, masyarakat Tulungagung dapat menjalankan ibadah dengan tenang. Aparat memastikan, malam-malam Ramadhan tetap khusyuk, bukan gaduh oleh gangguan keamanan. Ramadhan Aman, Tulungagung Nyaman. (red/budi)













