SUARASMR.NEWS – Menjelang pemilihan Kepala Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur yang semakin dekat, H.M. Zainul Abidin, ST, salah satu calon kepala desa dengan omor urut 2 mulai mencuri perhatian masyarakat.
Zainul dengan komitmennya untuk memberantas praktik pungutan liar (pungli) saat masyarakat membutuhkan layanan di Pemerintah Desa Pagerwojo. Ini semua harus diberantas untuk memajukan desa. Masyarakat harus dibantu sepenuhnya demi kesejahteraan bersama.
Dalam berbagai kesempatan sosialisasi, Zainul menegaskan bahwa pungli menjadi salah satu persoalan serius yang harus segera dihentikan.
Ia menilai praktik tersebut tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga menghambat pembangunan dan mencederai kepercayaan publik terhadap pemerintah desa.
“Jika saya diberi amanah, saya akan memastikan pelayanan publik di desa berjalan transparan, jujur, dan bebas dari pungutan liar. Tidak boleh ada lagi masyarakat yang terbebani biaya di luar ketentuan,” tegasnya.
Selain fokus pada pemberantasan pungli, ia juga mengusung sejumlah program prioritas untuk memajukan desa. Di antaranya peningkatan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta pengembangan potensi lokal seperti pertanian, UMKM, dan sektor wisata desa.
Menurutnya, kesejahteraan masyarakat hanya dapat terwujud jika pemerintah desa mampu hadir sebagai pelayan, bukan sebaliknya. Ia berkomitmen untuk membuka ruang partisipasi warga dalam setiap proses pembangunan agar program yang dijalankan tepat sasaran.
“Desa harus maju bersama warganya. Saya ingin membangun sistem yang terbuka, di mana masyarakat bisa ikut mengawasi dan berperan aktif dalam pembangunan,” tandas Zainul yang juga seorang pengusaha ini.
Dukungan dari sejumlah warga pun mulai mengalir. Mereka berharap sosok pemimpin yang berani dan tegas seperti ini mampu membawa perubahan nyata serta menciptakan pemerintahan desa yang bersih dan berintegritas.
Pemilihan kepala desa kali ini diharapkan menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin yang tidak hanya memiliki visi, tetapi juga komitmen kuat dalam mewujudkan desa yang maju, transparan, dan sejahtera. (red/akha)











