SUARASMR.NEWS – Jagat perfilman Indonesia kembali diguncang dengan hadirnya trailer terbaru film “Tanah Runtuh” garapan Denny Siregar Production.
Film drama kemanusiaan ini langsung mencuri perhatian publik lewat suguhan kisah emosional tentang kehilangan, harapan, dan perjuangan bertahan hidup di tengah situasi yang porak-poranda.
Trailer resmi yang baru dirilis itu menghadirkan potongan-potongan adegan penuh ketegangan sekaligus menyentuh hati. Mulai dari suasana pengungsian yang mencekam, perjalanan di tengah konflik, hingga momen hangat yang memperlihatkan tumbuhnya ikatan antar manusia di tengah kehancuran.
Disutradarai Rudi Soedjarwo dan diproduseri Denny Siregar, “Tanah Runtuh” mengisahkan perjalanan Kai (Yoan) bersama kakaknya, Ringgo (Ridho Khaliq), seorang anak dengan Down Syndrome, yang terpisah dari sang ibu saat kerusuhan melanda.
Dalam kondisi penuh ketidakpastian dan ancaman, Kai nekat membawa sang kakak menyusuri berbagai tempat pengungsian demi menemukan ibunya. Perjalanan mereka dipenuhi rasa takut, kebingungan, dan perjuangan bertahan hidup di tengah konflik yang terus meluas.
Di tengah perjalanan itulah mereka bertemu Idham, tokoh yang diperankan Vino G. Bastian. Awalnya, Idham hanya bertugas menangani konflik di wilayah tersebut. Namun pertemuannya dengan Kai dan Ringgo perlahan mengubah hidupnya.
Hubungan yang terbangun tanpa rencana itu berkembang menjadi kisah penuh empati, kepedulian, dan tanggung jawab kemanusiaan yang mendalam.
“Idham hadir sebagai sosok yang awalnya hanya menjalankan tugas, tapi perjalanan bersama Kai dan Ringgo membuat dia melihat banyak hal secara lebih personal. Itu yang membuat film ini terasa sangat manusiawi,” ujar Vino G. Bastian dalam keterangannya, yang diterima suarasmr.news, Jumat (9/5/2026) malam.
Sementara itu, sang sutradara Rudi Soedjarwo menegaskan bahwa “Tanah Runtuh” bukan sekadar film tentang konflik, melainkan tentang manusia-manusia yang hidup di dalamnya.
“Saya ingin membuat film yang lebih hening. Bukan tentang sejarah konflik yang terjadi selama bertahun-tahun, tetapi bagaimana dampaknya dirasakan manusia-manusia di dalamnya, tentang kehilangan, kerusakan hubungan, dan harapan yang tetap ada ketika semuanya terasa runtuh,” kata Rudi.
Tak hanya trailer, poster resmi film ini juga ikut dirilis dengan nuansa sunyi dan emosional yang menggambarkan pencarian, kehilangan, serta ikatan keluarga sebagai inti cerita.
Menariknya, karakter Ringgo yang merupakan penyandang Down Syndrome ditempatkan bukan sekadar simbol, melainkan menjadi pusat perjalanan emosional film. Pendekatan ini disebut menjadi salah satu kekuatan utama “Tanah Runtuh” dalam membangun empati penonton.
Selain Vino G. Bastian, film ini juga dibintangi Ridho Khaliq, Yoan, Sigi Wimala, Jenda Munthe, hingga Tike Priatnakusumah.
Dengan balutan drama reflektif yang kuat, “Tanah Runtuh” digadang-gadang menjadi salah satu film Indonesia paling emosional tahun ini.
Film “Tanah Runtuh” dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 25 Juni 2026. (red/niluh)











