Pisang Tak Cuma Manis, Kandungan Kaliumnya Bantu Jaga Tekanan Darah dan Kesehatan Tubuh

oleh

SUARASMR.NEWS DENPASAR – Pisang selama ini dikenal sebagai buah yang praktis, murah, dan mudah ditemukan. Namun, di balik rasanya yang manis, pisang ternyata menyimpan kandungan kalium yang memiliki berbagai manfaat penting bagi tubuh.

Kalium merupakan mineral yang dibutuhkan tubuh untuk menjalankan sejumlah fungsi penting, termasuk membantu menjaga tekanan darah tetap sehat.

banner 930x110

Menurut publikasi Health pada Senin (5/10) waktu setempat, satu buah pisang berukuran sedang mengandung sekitar 422 miligram kalium. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 9 persen kebutuhan kalium harian orang dewasa yang berada di kisaran 4.700 miligram.

Kalium tidak hanya berkaitan dengan tekanan darah. Mineral ini juga membantu otot berkontraksi, mendukung kerja sistem saraf, menjaga detak jantung tetap teratur, serta membantu proses pengangkutan nutrisi ke dalam sel.

Berpotensi Menurunkan Risiko Stroke : Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa asupan kalium yang lebih tinggi berkaitan dengan risiko stroke yang lebih rendah. Kalium juga dikaitkan dengan berbagai manfaat terhadap kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Tak hanya itu, konsumsi kalium dalam jumlah yang cukup juga dikaitkan dengan penurunan risiko terbentuknya batu ginjal.

Manfaat lainnya berkaitan dengan kesehatan tulang. Asupan kalium yang lebih tinggi berpotensi membantu meningkatkan kepadatan mineral tulang sehingga tulang tetap kuat dan risiko osteoporosis dapat ditekan.

Bisa Berkaitan dengan Risiko Diabetes : Kalium juga memiliki peran dalam pembentukan insulin, yaitu hormon yang membantu mengatur kadar gula darah.

Sejumlah penelitian menemukan bahwa orang yang mengonsumsi lebih banyak kalium cenderung memiliki risiko lebih rendah terkena diabetes tipe 2. Namun, para peneliti menegaskan bahwa hubungan tersebut masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Pisang juga disebut memiliki potensi membantu mengurangi peradangan. Meski bukan termasuk makanan yang secara khusus dikenal sebagai anti-inflamasi, beberapa penelitian menemukan adanya kaitan antara konsumsi pisang dan berkurangnya proses peradangan.

Baca Juga :  Suara dari Dalam Tubuh: Ketika Pembuluh Darah Bicara tentang Batas Tipis Hidup dan Mati

Peradangan kronis sendiri dapat menjadi salah satu faktor yang berkaitan dengan berbagai masalah kesehatan, termasuk diabetes, radang sendi, dan penyakit jantung.

Bagaimana dengan Tekanan Darah Tinggi : Penelitian yang secara khusus melihat hubungan pisang dengan hipertensi masih relatif terbatas.

banner 930x110

Salah satu penelitian pada 2024 menemukan bahwa konsumsi lebih banyak apel dan pisang berkaitan dengan penurunan risiko kematian pada orang yang memiliki tekanan darah tinggi.

Sementara itu, penelitian lain yang dilakukan pada tikus menunjukkan bahwa pisang berpotensi membatasi dampak hipertensi dan diabetes.

Meski demikian, hasil penelitian pada hewan tidak bisa langsung disamakan dengan manusia. Karena itu, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan seberapa besar manfaat pisang terhadap hipertensi dan penyakit lainnya.

Pada akhirnya, pisang dapat menjadi salah satu pilihan buah untuk melengkapi pola makan sehat. Namun, manfaatnya akan lebih optimal jika dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang, bukan sebagai satu-satunya cara untuk mencegah atau mengobati penyakit. (red/niluh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *