TNI Tak Hanya Jaga Negara, Kini Siap Jadi Motor Ketahanan Pangan Rakyat

oleh
banner 728x90

SUARASMR.NEWS – Langkah mengejutkan datang dari Komisi I DPR RI. Anggota DPR RI, Syahrul Aidi Maazat, secara tegas mendorong prajurit Tentara Nasional Indonesia untuk tidak hanya fokus pada pertahanan, tetapi juga turun langsung memperkuat ketahanan pangan bersama rakyat.

Dalam kunjungan kerjanya ke Batalion Infanteri 132/Bima Sakti di Kampar, Riau, Syahrul menegaskan bahwa TNI harus menjadi garda terdepan yang benar-benar hadir di tengah masyarakat.

banner 719x1003

“Kita tidak ingin program ketahanan pangan ini hanya berjalan di internal TNI. Harus bersinergi dengan masyarakat. Ini peluang besar yang pasti disambut antusias,” tegasnya.

Kunjungan tersebut mengungkap wajah baru TNI yang tak banyak diketahui publik. Yonif 132/Bima Sakti ternyata telah mengembangkan berbagai program produktif, mulai dari budidaya perikanan, peternakan, hortikultura, hingga tanaman palawija.

Langkah ini dinilai sebagai bukti nyata bahwa prajurit tidak hanya kuat di medan tempur, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi rakyat.

Syahrul pun memberikan apresiasi tinggi atas inovasi tersebut. Ia bahkan turut memberikan berbagai masukan strategis berdasarkan aspirasi masyarakat yang selama ini ia serap di lapangan.

Tak hanya itu, dialog intens juga dilakukan bersama Komandan Yonif 132/Bima Sakti, Diyan Mantofani. Diskusi tersebut membahas peran vital TNI di tiga wilayah sekaligus Kampar, Pelalawan, dan Rokan Hulu yang menjadi area tanggung jawab satuan tersebut.

banner 719x1003

Namun di balik capaian itu, tersimpan tantangan besar. Yonif 132/Bima Sakti saat ini masih kekurangan ratusan personel. Dari kebutuhan ideal 700 prajurit, yang tersedia baru 464 orang.

“Kami masih membutuhkan 235 personel tambahan agar fungsi satuan bisa berjalan maksimal,” ungkap Diyan Mantofani menandaskan.

Kondisi ini menjadi perhatian serius. Diyan berharap dukungan DPR RI dapat segera memperkuat kapasitas pasukan, sehingga TNI tidak hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga benar-benar hadir memberikan rasa aman sekaligus kesejahteraan bagi masyarakat.

Baca Juga :  KPK Dalami Aliran Dana Hibah Jatim, 21 Tersangka Korupsi Terungkap

Langkah kolaborasi antara TNI dan rakyat dalam sektor pangan ini dinilai sebagai strategi besar yang bisa menjadi kunci menghadapi tantangan krisis global ke depan. Jika terus diperkuat, bukan tidak mungkin TNI akan menjadi pilar penting dalam menjaga stabilitas pangan nasional. (red/mag)

banner 719x1003

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *