SUARASMR.NEWS — Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI bergerak cepat memastikan kesiapan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Dalam kunjungan kerja ke Kalimantan Timur, rombongan yang dipimpin Ketua MPR Ahmad Muzani meninjau langsung infrastruktur strategis sekaligus membahas skenario besar perpindahan lembaga negara ke ibu kota baru.
Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah, menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah konkret untuk memastikan kesiapan berbagai fasilitas utama. Mulai dari akses transportasi udara, jalan tol, hingga lokasi persil kawasan MPR di IKN diperiksa secara menyeluruh.
“Fokus kami melihat langsung kesiapan infrastruktur, termasuk bandara dan akses jalan, sebagai bagian dari rencana perpindahan MPR ke IKN,” ujar Siti Fauziah dalam keterangannya, Selasa (21/4/2026).
Rombongan mendarat di Bandara Internasional Nusantara sebelum melanjutkan peninjauan ke kantor Otorita Ibu Kota Nusantara. Di sana, pimpinan MPR mendapatkan paparan terkini mengenai progres pembangunan IKN yang terus dikebut pemerintah.
Tak hanya itu, sejumlah fasilitas vital seperti masjid negara dan layanan kesehatan turut menjadi perhatian. Hal ini menegaskan bahwa perpindahan ibu kota bukan hanya soal gedung pemerintahan, tetapi juga kesiapan ekosistem penunjangnya.
Meski demikian, keputusan final perpindahan lembaga negara masih menunggu arahan Presiden. Siti menekankan bahwa pemindahan aparatur sipil negara (ASN) dari unsur legislatif, eksekutif, hingga yudikatif akan dilakukan bertahap, setelah seluruh infrastruktur dinyatakan benar-benar siap.
“Kalau sudah siap, baru ASN akan dipindahkan. Kita menunggu arahan Presiden,” tegasnya.
Terkait pembangunan gedung MPR di IKN, konsep dasar sebenarnya telah disusun sejak 2022. Namun, desain tersebut masih fleksibel dan akan disesuaikan dengan kebutuhan terkini, termasuk mempertimbangkan aspek efisiensi anggaran tanpa mengorbankan fungsi strategis.
Kunjungan ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting lintas lembaga, mulai dari Wakil Ketua MPR, anggota DPR dan DPD, hingga Kepala OIKN Basuki Hadimuljono serta Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa perpindahan pusat pemerintahan ke IKN semakin mendekati kenyataan. Kini, publik menanti keputusan final pemerintah: kapan tepatnya roda pemerintahan akan resmi bergeser ke jantung ibu kota baru Indonesia. (red/yat)











