Dokter Ungkap Bahaya Minum Kopi Saat Tubuh Kelelahan

oleh

SUARASMR.NEWS – Kebiasaan menyeruput kopi saat tubuh lelah ternyata tidak selalu menjadi solusi. Dokter spesialis gizi klinik lulusan Universitas Indonesia, dr. Diana Felicia Suganda, justru mengingatkan bahwa konsumsi kopi berlebihan saat tubuh kelelahan bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Diana menjelaskan bahwa kopi memang mampu memberi efek segar sesaat karena kandungan kafeinnya bersifat stimulan. Namun di balik itu, kopi juga memiliki efek diuretik yang dapat memicu tubuh kehilangan lebih banyak cairan.

banner 720x1000

“Kalau minum kopi saat lelah, memang terasa ada dorongan energi sesaat. Tapi efeknya tubuh bisa kehilangan cairan lebih cepat,” ungkapnya, Kamis (21/5/2026).

Menurut Diana, kafein dalam kopi merangsang ginjal memproduksi urine lebih banyak sekaligus membuang natrium dan elektrolit penting dari tubuh. Padahal elektrolit memiliki peran vital menjaga stamina, fokus, dan keseimbangan energi.

Akibatnya, tubuh lebih cepat mengalami dehidrasi yang justru dapat memperparah rasa lelah, membuat konsentrasi menurun, hingga menyebabkan tubuh terasa semakin lemas.

Ia menegaskan, kopi sebenarnya tetap boleh dikonsumsi, terutama sebagai pre-workout sebelum olahraga. Namun, masyarakat wajib mengimbanginya dengan asupan cairan dan elektrolit yang cukup agar tubuh tidak “tekor” cairan.

“Silakan minum kopi kalau memang diperlukan. Tapi pastikan tubuh direhidrasi dengan baik dan kebutuhan elektrolit terpenuhi,” jelasnya.

banner 720x1000

Diana juga mengingatkan masyarakat, khususnya pecinta olahraga, agar tidak hanya mengandalkan kopi untuk memulihkan energi. Menurutnya, cairan yang mengandung elektrolit jauh lebih efektif membantu tubuh kembali bertenaga.

Ia menjelaskan terdapat empat elektrolit penting yang dibutuhkan tubuh, yakni natrium, kalium, kalsium, dan magnesium. Keempatnya memiliki fungsi besar mulai dari menjaga keseimbangan cairan, membantu kerja otot, mengatur tekanan darah, hingga mendukung kesehatan jantung dan sistem saraf.

Baca Juga :  Posyandu Desa Gedangsewu, Meningkatkan Pelayanan Kesehatan Melalui Partisipasi Masyarakat

“Tubuh manusia itu unik, karena 60 sampai 65 persen terdiri dari cairan seperti darah, plasma, air, dan elektrolit,” tambah Diana.

Peringatan ini menjadi alarm bagi masyarakat yang selama ini menganggap kopi sebagai penyelamat saat kelelahan. Alih-alih memulihkan tenaga, konsumsi kopi berlebihan tanpa asupan cairan yang cukup justru bisa membuat tubuh makin tumbang.(red/ria)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *