Jangan Sepelekan Sarapan, Rahasia Energi Maksimal dan Bahaya Ngopi Saat Lelah

oleh
banner 468x60

SUARASMR.NEWS- Ketua Umum Asosiasi Dietisien Indonesia (AsDI), Fitri Hudayani, menegaskan bahwa sarapan bukan sekadar rutinitas pagi, melainkan kunci utama menjaga stamina dan performa tubuh sepanjang hari.

Dalam keterangannya yang diterima suarasmr.news pada Rabu (6/3/2026) malam, Fitri menyebut sarapan sebagai “modal energi” yang sangat penting sebelum memulai aktivitas. Tanpa asupan yang cukup di pagi hari, organ tubuh berisiko tidak bekerja secara optimal.

banner 720x1000

“Jika tubuh kekurangan energi, maka seluruh sistem dalam tubuh tidak dapat berfungsi dengan maksimal,” ujarnya.

Menu Sederhana, Energi Luar Biasa: Fitri merekomendasikan sarapan bergizi yang praktis namun tetap seimbang, seperti oatmeal dengan buah dan susu, nasi goreng telur dengan tambahan sayur segar, hingga smoothie pisang campur susu.

Menurutnya, kunci sarapan sehat terletak pada kandungan karbohidrat kompleks, protein, dan lemak baik yang mampu memberikan energi stabil lebih lama.

Bagi mereka yang merasa lelah sejak pagi, Fitri menyarankan untuk tetap makan meski dalam porsi kecil namun lebih sering. Pilihan seperti yoghurt buah, roti isi telur, hingga arem-arem bisa menjadi solusi cepat dan mudah.

“Jika rasa lelah dibiarkan tanpa asupan, tubuh justru akan semakin kekurangan energi dan terasa semakin lemas,” jelasnya.

Jangan Andalkan Kopi Saat Lelah: Fitri juga mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan kopi sebagai ‘penyelamat’ saat tubuh kelelahan. Pasalnya, kopi tidak menghasilkan energi yang dibutuhkan tubuh.

“Kopi tidak membantu jika kelelahan disebabkan kurangnya asupan energi,” tegasnya.

Lebih jauh, ia mengungkap bahwa kafein pada sebagian orang dapat memicu gangguan tidur, kecemasan, jantung berdebar, hingga masalah lambung.

Tak hanya soal sarapan, Fitri turut menyoroti pentingnya kualitas tidur. Ia menyarankan konsumsi makanan yang mengandung asam amino triptofan seperti susu, oatmeal, biji-bijian, dan kacang-kacangan untuk membantu tubuh lebih rileks.

Baca Juga :  INI 10 DESTINASI PALING MELEDAK DI BALI UNTUK LIBUR LEBARAN 2026

Triptofan akan diubah tubuh menjadi serotonin dan melatonin, hormon yang berperan dalam menciptakan rasa nyaman dan mendukung tidur nyenyak.

banner 468x60

Namun, ia mengingatkan bahwa konsumsi makanan tersebut sebaiknya dilakukan dua hingga tiga jam sebelum tidur dan bukan solusi instan.

“Pola tidur yang baik tetap menjadi faktor utama dalam meningkatkan kualitas istirahat,” pungkasnya.

Kesimpulannya, sarapan bergizi dan istirahat cukup adalah kombinasi tak tergantikan untuk menjaga energi dan kesehatan tubuh. Jadi, masih mau melewatkan sarapan? (red/niluh)

banner 930x110

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *