Tepis Isu Mundur MENKEU Purbaya Buka Suara: Perintah Presiden Maju Terus 

oleh

SUARASMR.NEWS – Rumor panas yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan meninggalkan kursi bendahara negara akhirnya ditepis langsung.

Dengan nada santai namun tegas, Purbaya memastikan dirinya tetap berada di garis depan mengawal keuangan negara sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

banner 720x1000

“Kami ikut perintah Bapak Presiden. Jadi, komitmennya kuat, maju terus. Mundur juga maju kita,” ujar Purbaya sambil berkelakar dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Juni 2026 di Jakarta, Jumat (5/6/2026).

Pernyataan itu sekaligus menjadi jawaban atas spekulasi liar yang beredar di tengah publik dan pasar keuangan. Purbaya bahkan mempertanyakan asal-usul isu pengunduran dirinya yang mendadak mencuat dan diduga sengaja dimainkan untuk memengaruhi sentimen pasar.

“Saya masih bekerja seperti biasa dan menjalankan seluruh tanggung jawab fiskal negara,” tegasnya.

Isu mundurnya Purbaya mencuat setelah dirinya menghadiri Rapat Paripurna DPR RI terkait revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) pada Kamis (4/6/2026).

Kehadirannya dalam sejumlah agenda penting parlemen sempat memicu berbagai spekulasi di kalangan pelaku pasar dan pengamat ekonomi.

banner 720x1000

Di tengah derasnya rumor tersebut, Purbaya justru membawa kabar yang cukup menenangkan mengenai kondisi fiskal nasional. Hingga akhir Mei 2026, defisit APBN tercatat sebesar Rp180,4 triliun atau setara 0,70 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), angka yang masih berada dalam koridor pengelolaan fiskal pemerintah.

Pendapatan negara menunjukkan performa impresif dengan realisasi mencapai Rp1.185 triliun atau 37,6 persen dari target APBN 2026. Angka ini melonjak 19,1 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, belanja negara mencapai Rp1.365,4 triliun atau 35,5 persen dari target tahunan, tumbuh signifikan sebesar 34,4 persen secara tahunan.

Tak hanya itu, pemerintah juga berhasil mencatatkan surplus keseimbangan primer sebesar Rp58,6 triliun. Capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa kondisi fiskal Indonesia masih cukup sehat untuk menopang belanja negara sekaligus mengelola utang secara terkendali.

Baca Juga :  Pemerintah Bergerak Cepat Selamatkan Peternak dari Ancaman Rugi Besar

Dengan penegasan langsung dari sang Menteri Keuangan, rumor pengunduran diri yang sempat menghebohkan publik kini terbantahkan.

Pesan yang ingin disampaikan pun jelas: Purbaya masih memegang kemudi fiskal Indonesia, dan pemerintah mengklaim kondisi keuangan negara tetap berada di jalur yang aman. (red/ria)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *