SUARASMR.NEWS, SURABAYA – Kabar pembukaan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) mulai menemukan titik terang. Segmen Gending-Kraksaan-Paiton disebut sudah melewati uji laik fungsi dan kini tinggal menunggu penyelesaian koordinasi administratif sebelum resmi beroperasi.
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyebut pengoperasian ruas tersebut bahkan berpeluang dilakukan dalam hitungan hari.
Pernyataan itu disampaikan Emil setelah menerima kunjungan Direktur Utama Jasa Marga Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi), Adi Prasetyanto, di Surabaya, Rabu (16/9/2026).
“Sebenarnya peluang untuk operasional di bulan ini, bahkan dalam hitungan hari, itu sangat tinggi,” kata Emil.
Menurut Emil, secara teknis segmen Gending hingga Paiton telah siap. Namun, masih terdapat koordinasi final yang harus diselesaikan oleh para pemangku kepentingan sebelum tol tersebut resmi dibuka untuk umum.
Desakan pembukaan tol ini semakin kuat karena jalur nasional di kawasan Kraksaan tengah menghadapi persoalan akibat pekerjaan perbaikan Jembatan Pajarakan. Kondisi tersebut berpotensi memperparah antrean dan mengganggu kelancaran mobilitas masyarakat.
“Tol ini sangat dibutuhkan untuk melayani kebutuhan mobilitas warga. Apalagi Jembatan Pajarakan perlu pembenahan di jalan nasional, maka semakin urgen operasionalnya,” ujar Emil.
Masyarakat Sudah Menunggu
Emil mengungkapkan, desakan agar tol segera dioperasikan tidak hanya datang dari masyarakat. Sejumlah kepala daerah bahkan telah menyampaikan permintaan secara resmi kepada Pemprov Jawa Timur dan Kementerian Pekerjaan Umum.
Bupati Probolinggo, kata Emil, telah bersurat kepada Gubernur Jawa Timur. Aspirasi tersebut kemudian diperkuat dengan penyampaian kepada Menteri Pekerjaan Umum.
“Artinya antusiasme publik untuk operasional tol ini sangat tinggi,” katanya.
Meski demikian, Emil belum mau membuka secara rinci target tanggal pengoperasian. Menurutnya, koordinasi teknis final masih berlangsung antara Kementerian PU dan Jasa Marga.
Gratis Dulu, Baru Bertarif
Direktur Utama Jasa Marga Prosiwangi Adi Prasetyanto membenarkan bahwa pembukaan segmen Gending-Kraksaan-Paiton sudah semakin dekat.
Jasa Marga, kata Adi, tengah melakukan sosialisasi menjelang pengoperasian resmi ruas tersebut.
“Dalam beberapa hari ini sudah melakukan sosialisasi sebelum dilakukan operasi secara resmi dan bertarif untuk seksi Gending sampai dengan Paiton,” ujar Adi.
Menariknya, sebelum tarif resmi diberlakukan, ruas Gending-Paiton akan dibuka secara gratis selama beberapa hari.
Adi mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi intensif untuk memastikan kesiapan pengoperasian. Ia berharap ruas tersebut sudah dapat beroperasi pada akhir September 2026.
“Kita bakal koordinasi sehari dua sampai tiga kali untuk memantau perkembangan. Mudah-mudahan tidak lama lagi, akhir September sudah operasi Gending-Paiton,” tandasnya.
Paiton-Besuki Masih Berproses
Sementara itu, masyarakat yang menunggu konektivitas tol hingga Situbondo masih harus bersabar. Segmen Paiton-Besuki saat ini masih menjalani proses uji laik fungsi.
Emil mengatakan terdapat sejumlah rekomendasi teknis yang masih harus ditindaklanjuti sebelum ruas tersebut dapat beroperasi.
Pemprov Jawa Timur berharap proses tersebut dapat dikejar sehingga pengoperasian tol bisa diperpanjang hingga wilayah Suboh-Besuki sebelum akhir 2026, atau setidaknya dapat dimanfaatkan pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Dengan segmen Gending-Paiton yang tinggal menunggu tahapan final, perhatian kini tertuju pada satu hal: kapan tepatnya gerbang tol dibuka dan kendaraan mulai melintas secara resmi?
Jika seluruh koordinasi berjalan lancar, masyarakat tidak perlu menunggu hingga akhir tahun untuk menikmati akses baru tersebut. (red/agus)











