SUARASMR.NEWS JAKARTA – Mau percaya atau tidak, Jokowi saat ini praktis sudah tidak punya lagi dukungan politik yang kuat di parlemen, yang terdiri dari utusan-utusan Partai Politik. Apalagi operator-operator politiknya di beberapa institusi seperti di POLRI, satu persatu sudah ditumbangkan oleh kekuatan Prabowo Subianto.
Info terakhir yang saya dapatkan, kemungkinan akan ada 7 Partai Politik dari 8 Partai Politik atau Fraksi yang ada di DPR, telah sepakat untuk segera melakukan Hak Menyampaikan Pendapat guna menurunkan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Kita tunggu saja sampai akhir masa reses anggota-anggota DPR RI di tanggal 8 November 2026 ini.
Maka pilihan rasionalnya bagi Jokowi nantinya, adalah Wapres Gibran Rakabuming Raka akan mengundurkan diri. Sebab jika Wapres Gibran tidak melakukan hal itu, maka akan kedahuluan dengan konsolidasi massa revolusioner, yang akan bergerak secara militan untuk meminta Wapres Gibran mundur dengan waktu secepatnya.
Selain itu juga akan segera terbangun kekompakan masing-masing fraksi di DPR, untuk terlaksananya Hak Menyampaikan Pendapat yang akan berujung pada Sidang MPR dan menurunkan Wapres Gibran, lalu memilih satu dari dua Cawapres yang akan disodorkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Meskipun demikian, hal yang paling ditakutkan oleh Jokowi itu sebetulnya bukan gerakan Hak Menyampaikan Pendapat di Parlemen, sebab itu nantinya juga bisa dimanfaatkan oleh Jokowi untuk mendulang simpati rakyat, dimana Jokowi yang sangat lihai menggunakan jurus playing victim akan berusa membalik persepsi publik, yang awalnya Gibran dianggap melakukan perbuatan tercela dan melanggar konstitusi, menjadi dianggap telah dizhalimi oleh DPR.
Tetapi yang paling ditakutkan oleh Jokowi itu adalah, jika massa revolusioner yang bergerak untuk menjatuhkan Wapres Gibran (Gerakan Ekstraparlementer). Kenapa bisa demikian? Karena itu akan berpotensi untuk “meNepalkan” keluarga Jokowi. Karena jika hal ini yang terjadi, maka Jokowi dan keluarganya hanya seperti sedang menunggu kutukan rakyat.
Oleh sebab itu, sekali lagi saya katakan, pilihan paling rasional yang akan dilakukan oleh Jokowi dalam waktu dekat ini, adalah Gibran mundur dari posisinya sebagai Wapres dan Jokowi selanjutnya akan lebih fokus untuk memohon pertolongan pada Presiden Prabowo Subianto, untuk melindungi keluarganya dari jerat hukum yang mengerikan…(red/SHE).










