Ketulusan dan Kemampuan Mencintai Diri Sendiri sebagai Kunci Kekuatan Perempuan Bali

oleh
banner 468x60

SUARASMR.NEWS – Perempuan Bali telah lama dikenal sebagai sosok yang tangguh dan mampu menjalankan berbagai peran dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sebuah forum yang mengangkat tema “Nuturang Hati: Antara Rumah, Adat, dan Diri Sendiri, Harus Bagaimana?” di Analogue Listening Space, Kuta, Badung, Sabtu (14/6/2025).

banner 720x1000

Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, menekankan pentingnya ketulusan dan kemampuan mencintai diri sendiri sebagai kunci kekuatan perempuan Bali.

Menurut Putri Suastini Koster, bukan besar kecilnya peran yang menentukan nilainya, tetapi seberapa tulus dan ikhlas kita menjalaninya.

“Kalau kita mencintai diri sendiri, kita akan mampu memberi yang terbaik untuk keluarga, adat, dan pekerjaan,” ujar Putri Suastini Koster.

Ia juga menambahkan bahwa kepercayaan dan pelimpahan tugas merupakan bentuk penghargaan, dan etos kerja perempuan Bali terbukti kuat karena dijalani dengan ketulusan.

Sementara itu, Putri Indonesia Bali 2025, Ni Nyoman Ayu Natasha Amanda, mengajak generasi muda perempuan Bali untuk menumbuhkan cinta diri dan berani memilih jalan hidupnya sendiri.

“Kita bisa memilih menjadi ibu rumah tangga, aktif dalam adat, atau berkarier. Semua pilihan itu sah dan bermakna, asalkan dilakukan dengan kesadaran dan niat yang tulus,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kejujuran terhadap diri sendiri sebagai bentuk penghormatan terhadap perjalanan hidup yang dijalani.

Dalam dialog terbuka antar generasi perempuan Bali ini, tantangan keseharian yang sering kali menuntut peran ganda, bahkan tiga peran sekaligus, menjadi bahan pembahasan.

Namun, keseimbangan peran hanya bisa tercapai dengan komunikasi yang sehat dan kerja sama di dalam rumah maupun komunitas.

Putri Suastini Koster menepis anggapan bahwa laki-laki Bali meremehkan perempuan, mengingatkan bahwa perempuan Bali sejak lama dikenal tangguh dan mampu multitugas.

banner 468x60

Ketulusan dan kemampuan mencintai diri sendiri menjadi fondasi bagi perempuan Bali dalam menjalankan peran di rumah, adat, dan ruang publik.

Baca Juga :  Dua Pria Mengaku Wartawan Ditangkap, Diduga Terlibat Pengeroyokan di Jembrana Bali 

Dengan mencintai diri sendiri, perempuan Bali dapat memberikan yang terbaik untuk keluarga, adat, dan pekerjaan. Komunikasi yang sehat dan kerja sama yang baik menjadi kunci untuk mencapai keseimbangan peran.

Sebagai generasi muda, perempuan Bali diharapkan dapat menumbuhkan cinta diri dan berani memilih jalan hidupnya sendiri.

Semua, baik menjadi ibu rumah tangga, aktif dalam adat, atau berkarier, adalah sah dan bermakna, selama dilakukan dengan kesadaran dan niat yang tulus.

Kejujuran terhadap diri sendiri merupakan bentuk penghormatan terhadap perjalanan hidup yang dijalani.

Acara yang berlangsung hangat dan akrab ini diikuti dengan antusias oleh perempuan lintas usia. Diskusi yang terbuka dan menyentuh hati ini menjadi ruang reflektif bagi perempuan Bali untuk terus merawat keseimbangan peran tanpa kehilangan jati diri.

Sakapuan Talks merupakan forum tahunan yang mempertemukan tokoh perempuan Bali dari berbagai generasi untuk saling berbagi inspirasi, menghadapi tantangan bersama, dan membangun masa depan yang lebih inklusif dan harmonis bagi perempuan Bali

Dengan demikian, perempuan Bali dapat menjalankan peran-perannya dengan penuh makna dan dedikasi, memberikan kontribusi yang berarti bagi keluarga, adat, dan masyarakat.

Ketulusan dan kemampuan mencintai diri sendiri menjadi kunci kekuatan yang akan membawa perempuan Bali menuju kesuksesan dan kebahagiaan dalam menjalani kehidupan. (red/ nil)

banner 930x110

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *