Polwan Satlantas Polres Malang yang Ukir Prestasi Bela Diri

oleh

SUARASMR.NEWS MALANG – Di balik seragam cokelat yang dikenakan setiap hari sebagai anggota Satlantas Polres Malang, tersimpan kisah tentang disiplin, kerja keras, dan semangat untuk terus berprestasi.

Dialah Briptu Fatimah Zahro Rizqiyah, atau akrab disapa Briptu Fatimah. Polwan muda ini tidak hanya dikenal karena dedikasinya menjalankan tugas di jalan raya, tetapi juga mampu mengharumkan nama kesatuannya melalui prestasi di arena bela diri.

banner 930x110

Sebagai personel Satlantas Polres Malang, Briptu Fatimah sehari-hari menjalankan tugas pengamanan dan pengaturan lalu lintas.

Ia juga turut memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya keselamatan dan ketertiban berlalu lintas di wilayah hukum Polres Malang, Polda Jawa Timur.

Namun, di balik rutinitas kedinasan tersebut, tersimpan sisi lain dari sosok Briptu Fatimah. Ia menekuni olahraga bela diri yang menuntut kedisiplinan, kekuatan fisik, ketahanan mental, serta latihan konsisten. Kerja keras itu akhirnya membuahkan hasil.

Briptu Fatimah berhasil meraih medali perunggu dalam ajang Kapolda Jatim Cup 2025. Bersama Bripda Ramadita Devyana, ia menempati peringkat ketiga dalam kejuaraan bela diri beregu putri antar-Polres se-Jawa Timur yang digelar dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79.

Capaian tersebut tentu bukan hasil yang datang secara instan. Sebelum berdiri di podium, ada proses panjang yang harus dilewati.

Mulai dari latihan rutin, menjaga kebugaran, membangun kekompakan tim hingga mempersiapkan mental menghadapi pertandingan. Bagi Briptu Fatimah, prestasi tersebut justru menjadi pelecut untuk terus berkembang.

“Prestasi ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berlatih dan memberikan yang terbaik, baik dalam menjalankan tugas maupun di luar kedinasan,” ujar Briptu Fatimah.

Menurutnya, disiplin yang dibangun melalui olahraga menjadi bekal penting dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri.

Baca Juga :  Surakarta Peringati Serangan Umum Empat Hari: Kobarkan Semangat Juang dari Plaza Balai Kota

Kedisiplinan, tanggung jawab, konsistensi dan kemampuan menjaga kondisi fisik dibutuhkan bukan hanya ketika berada di arena pertandingan, tetapi juga saat memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Di tengah kesibukannya bertugas, Briptu Fatimah juga memanfaatkan media sosial untuk sesekali membagikan edukasi mengenai keselamatan berlalu lintas serta aktivitas kepolisian.

Pesan-pesan tersebut menjadi salah satu cara untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas. Kisah Briptu Fatimah menjadi gambaran bahwa pengabdian dan prestasi dapat berjalan beriringan.

Dari mengatur lalu lintas di jalan raya hingga berdiri di podium kejuaraan, ia membuktikan bahwa seragam Polri bukan sekadar simbol tugas dan tanggung jawab.

Di baliknya terdapat semangat untuk terus belajar, berlatih, menjaga disiplin, sekaligus memberikan prestasi terbaik bagi institusi.

Dari jalan raya menuju podium juara, Briptu Fatimah menunjukkan bahwa kerja keras dan kedisiplinan mampu membuka jalan menuju prestasi. (red/akha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *