Bromo Ditutup Akibat Kebakaran, 3.062 Wisatawan Bisa Refund atau Reschedule Tiket

oleh

SUARASMR.NEWS PROBOLINGGO – Kebakaran yang melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru berdampak langsung terhadap aktivitas pariwisata.

Akses menuju kawasan wisata Gunung Bromo untuk sementara ditutup demi keselamatan pengunjung hingga kondisi dinyatakan benar-benar aman.

banner 930x110

Kabar penting bagi wisatawan, tiket kunjungan yang sudah dibeli secara daring untuk periode 9–15 Agustus 2026 dapat diajukan refund atau reschedule. Bahkan, wisatawan yang memilih penjadwalan ulang tidak dikenakan biaya perubahan jadwal.

Kementerian Pariwisata menyatakan, pengajuan reschedule dapat digunakan hingga 31 Desember 2026.

“Pengajuan reschedule akan dibebaskan dari biaya perubahan jadwal dan berlaku hingga 31 Desember 2026,” demikian keterangan Kementerian Pariwisata yang dikonfirmasi suarasmr.news di Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Data Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru mencatat terdapat 3.062 wisatawan yang telah membeli tiket secara daring untuk periode tersebut.

Dari jumlah itu, sebanyak 2.671 merupakan wisatawan nusantara, sementara 391 lainnya wisatawan mancanegara.

Artinya, penutupan sementara kawasan Bromo bukan hanya berdampak terhadap wisatawan domestik, tetapi juga wisatawan dari luar negeri yang telah menyusun perjalanan menuju salah satu destinasi unggulan Jawa Timur tersebut.

Refund Bisa Dikembalikan Penuh : Wisatawan yang memilih refund dapat memperoleh pengembalian dana secara penuh, yang akan dilakukan melalui transfer langsung ke rekening bank atau dompet elektronik sesuai mekanisme yang ditetapkan.

Namun, wisatawan harus terlebih dahulu mengajukan permohonan melalui formulir yang disediakan dengan melampirkan bukti tiket atau bukti pembayaran.

Setelah formulir dikirim, wisatawan akan memperoleh konfirmasi melalui email atau WhatsApp.

Yang perlu diperhatikan, batas akhir pengisian formulir adalah 31 Agustus 2026. Sementara proses pengembalian dana diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 3 hingga 14 hari kerja.

Bagaimana dengan Hotel? : Bagi wisatawan yang sudah terlanjur memesan penginapan, persoalannya sedikit berbeda.

Kementerian Pariwisata menyampaikan, berdasarkan koordinasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), belum terdapat mekanisme khusus refund atau reschedule hotel akibat penutupan kawasan Bromo.

Baca Juga :  Kebakaran Melanda Smelter PT Freeport Gresik Jawa Timur 

Dengan demikian, wisatawan yang telah melakukan pemesanan hotel harus mengikuti kebijakan normal masing-masing hotel atau penyedia akomodasi.

Wisatawan disarankan segera menghubungi pihak hotel untuk menanyakan kemungkinan perubahan jadwal atau pengembalian dana.

Kementerian Pariwisata mengingatkan wisatawan agar tidak memaksakan perjalanan menuju kawasan yang masih ditutup. Keselamatan pengunjung menjadi prioritas utama.

Wisatawan juga diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar di media sosial dan selalu memastikan perkembangan terbaru melalui kanal resmi.

Informasi terkait kondisi kawasan dapat dipantau melalui akun Instagram resmi Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (@bbtnbromotenggersemeru).

Untuk layanan customer support, wisatawan dapat menghubungi: 085117788005 – 085158891328

Kementerian Pariwisata menyatakan akan terus memantau perkembangan kebakaran dan berkoordinasi dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta pengelola kawasan.

Penutupan sementara akses wisata Bromo juga mendapat dukungan Kementerian Pariwisata sampai otoritas terkait memastikan kawasan kembali aman.

“Untuk saat ini, fokus kita adalah memastikan proses penanganan kebakaran dapat berjalan optimal dan kawasan benar-benar aman sebelum aktivitas wisata kembali dibuka,” demikian pernyataan Kementerian Pariwisata.

Bagi wisatawan yang sudah memegang tiket Bromo, jangan panik. Jangan pula memaksakan perjalanan. Cek informasi resmi, pilih refund atau reschedule sesuai kebutuhan, dan utamakan keselamatan sebelum kembali menikmati pesona Bromo. (red/agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *